Offside.co.id

Indonesia Tersingkir, Wasit Disindir

Jumat 24 Agustus 2018 23:34 WIB

Offside.co.id – Langkah tim sepakbola Indonesia di arena Asian Games 2018 terhenti. Pasukan yang ditangani pelatih Luis Milla ini gagal melanjutkan penampilannya setelah tumbang dari Uni Emirat Arab (UEA) pada babak 16 Besar. Indonesia menyerah dalam drama adu penalti yang berakhir 3-4 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (24/8).

Adu penalti dilakukan menyusul hasil imbang 2-2 yang dicatat kedua tim pada laga yang berlangsung 90 menit plus tambahan waktu 2 x 15 menit.

Indonesia tertinggal lebih dulu ketika pemain UEA Alameri sukses melakukan eksekusi penalti pada menit ke-20, setelah wasit Shaun Evans (Australia) menunjuk titik putih karena bek kiri Indonesia Andy Setyo menjatuhkan Alameri di kotak terlarang.

Indonesia baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya menit 52 lewat gol Beto Goncalves memanfaatkan umpan silang Septian David Maulana.

Berikutnya UEA kembali unggul di menit ke-65 dan lagi-lagi dari titik penalti. Alameri  kembali menjadi algojo.  Penalti kedua diperoleh UEA setelah Hansamu Yama dianggap melakukan pelanggaran di kotak 16.

Upaya menyamakan kedudukan terus dilakukan Indonesia sampai akhirnya Stefano Lilipaly berhasil menggetarkan gawang UEA di menit akhir babak kedua. Skor imbang 2-2 bertahan hingga akhir waktu normal. Tak ayal lagi babak tambahan pun digelar. Hanya saja sepanjang 30 menit pertandingan tak satu gol pun berhasil diciptakan kedua tim.

Drama adu penalti dilakukan. Sial bagi Indonesia dua penendangnya, Septian David Maulana dan Saddil Ramdani, gagal menjalankan tugasnya. Sementara UEA hanya satu pemain yang gagal yakni Abdalla Ghanim Alalawi.

 

Milla Geram

Buruknya kepemimpinan wasit tampak terlihat saat beberapa kali dia membuat keputusan yang merugikan Indonesia. Luis Milla pun menyindir Shaun Evans.

“Kami kesulitan. UEA sudah bermain yang terbaik. Dan, pemain UEA yang paling baik itu adalah wasit,” katanya seusai pertandingan.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, wasit yang memimpin laga Indonesia vs UEA tidak memiliki level untuk memimpin pertandingan. “Mungkin punya, tapi tidak punya hati. Dia tidak layak untuk jadi wasit di pertandingan Asian Games selanjutnya,” Milla memaparkan. (KS)

(Visited 75 times, 75 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo