Offside.co.id

Apes, Striker Timnas Meksiko Diculik Gembong Narkotika!

Senin 30 Mei 2016 14:40 WIB

SUNGGUH malang nasib Alan Pulido. Striker timnas Meksiko itu diculik oleh kartel narkoba. Itu terjadi usai Pulido berpesta di Tamaulipas, dekat perbatasan Texas, Sabtu (28/5) malam.

Alan Pulido, keberadaannya belum ditemukan. (foto:belfasttelegraph.co.uk)

Alan Pulido, keberadaannya belum ditemukan. (foto:belfasttelegraph.co.uk)

Seperti yang dirilis independent.co.uk, pada hari itu Pulido datang klab malam bareng pacarnya. Ketika akan pulang ke rumah, mereka dicegat di jalan raya. Entah apa pertimbangannya, Pulido dibawa oleh para penculik yang bersenjata. Sedangkan kekasihnya ditinggalkan di jalan raya.

“Kabar itu benar. Pulido menghilang sejak Minggu pagi. Kami sedang meminta bantuan dari Pemerintah setempat. Kami sedang menunggu apa yang sebenarnya terjadi,” ujar kakak Pulido, Armando.

BACA JUGA :   Menang Lagi, Bali United Pimpin Klasemen

Kepolisian setempat terus mencari keberadaan Pulido. Namun, sampai hari ini belum jelas keberadaan bomber berumur 25 tahun tersebut. Tiga agen federal diturunkan, tapi hasilnya juga nihil. “Hingga sekarang keberadaannya belum diketahui. Dia dicegat enam orang bertopeng dengan senjata,” ujar Jaksa Agung negara bagian setempat.

Olympiakos, klub Pulido, menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian ini. “Kami berharap penculikan ini berakhir dalam waktu dekat dan Pulido bisa pulang dengan selamat,” kicau Twitter Olympiakos.

BACA JUGA :   Persela dan Persipura Berbagi Angka

Tamaulipas memang dikenal dengan daerah dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Selama ini, pemerintah Meksiko terus menggencarkan perang melawan gembong narkoba di daerah tersebut.

Sementara itu, karier Pulido di level timnas termasuk bagus. Terutama di timnas junior. Dari 2010 hingga 2012, ia kerap menjadi andalan di timnas U-20 dan U-20 Meksiko. Pada 2014, ia dijajal ke timnas senior dan sejauh ini sudah melesakkan 4 gol dari enam penampilannya di level senior. (HM)

(Visited 58 times, 1 visits today)
Editor: Hanif Marjuni