Offside.co.id

Mourinho Ingin Pulangkan Di Maria ke Old Trafford!

Senin 12 Juni 2017 06:40 WIB

Offside.co.id – Sebuah berita heboh dilansir Sport Review. Dalam laporannya disebutkan, Manchester United siap membuat tawaran 48,3 juta poundsterling (€55 juta) untuk memulang Angel Di Maria ke Old Trafford.

Pemain asal Argentina itu dibeli MU dari Real Madrid dengan rekor pembelian di Inggris saat itu, sebesar £59,7 juta. Cuma setahun, dia dijual ke Paris Saint-Germain £44 juta. Ya, MU rugi karena manajer saat itu, Louis Van Gaal menilai di Maria tak bisa beradaptasi dengan skemanya.

Setahun di MU, ia mencetak 3 gol dan 11 assist. Bandingkan di PSG hampir 2 tahun. Dalam 57 laga, ia memborong 16 gol. Assist dia musim lalu juga terbanyak, 18 kali!

Mourinho sempat menyebut, jika ia pelatih MU, tak bakal jadi melepas 3 pemain United: di Maria, Javier Hernandez, dan Danny Welbeck.

Guna melakoni laga level tinggi di Liga Champions, Mou butuh pemain berpengalaman. Di Maria solusinya. Tapi kubu United harus bersaing dengan Inter Milan yang juga naksir di Maria.

BACA JUGA :   Tidak Benar Timnas Sepakbola Kehabisan Makanan

The Sport Review yakin Manchester United siap menawarkan kontrak lima tahun pada pemain berusia 29 tahun senilai sekitar £ 210.000 seminggu.

Belakangan ia mengakui, kepergiannya dari MU saya itu bukan semata-mata karena faktor teknis, tapi juga konteksnya.

Selain itu, Di Maria juga mengalami masalah di luar lapangan. Rumah mewah yang ditinggali Di Maria besarta istri dan anaknya, sempat dibobol pencuri saat sang pemilik berada di tempat.

Pada akhirnya, di bursa transfer musim panas Di Maria pindah ke PSG dengan nilai transfer 44,4 juta pound. Harga yang lebih murah daripada saat diboyong dari Madrid.

“Hubunganku dengan pelatih tidak terlalu baik, jadi kupikir keputusan untuk bergabung PSG adalah solusi terbaik,” kata Di Maria kepada Les Parisien. “Hal lain, rumah kami dibobol orang. Tidak mungkin lagi bertahan. Keluargaku tidak bahagia. Putriku menderita, jadi penting bagi kami untuk pergi,” lanjut dia.

BACA JUGA :   Timnas Susah Payah Taklukkan Timor Leste 1-0

Pada awalnya, rasa tak bahagia cuma sedikit, tapi kemudian banyak hal menjadi rumit. “Kehidupan di Inggris sedikit sulit. Memang tidak mudah bagi orang-orang Amerika Latin. Beberapa memang baik-baik saja tapi ada juga yang sulit beradaptasi.”

Dia juga merasa tersiksa menyaksikan Liga Champions di televisi, padahal ia memenanginya bersama Madrid di musim sebelumnya.

“Dari sedikit yang sudah kulihat, hidup kami di Prancis kurang lebih seperti hidup kami saat di Spanyol ataupun Portugal. Saat ini, kami 100 persen puas,” imbuhnya. (SN)

(Visited 284 times, 12 visits today)
Editor: Sigit Nugroho