Offside.co.id

Gara-gara Bocah Berbakat Ini Barcelona Dilaporkan ke FIFA!

Rabu 15 Maret 2017 09:39 WIB

Offside.co.id – Barcelona bermasalah lagi. Belum lagi urusan larangan melakukan pembelian pemain yang pernah dijatuhkan FIFA selesai jadi omongan, klub Katalan ini bersiap dilaporkan oleh klub sepakbola Brasil, Gremio, ke badan sepakbola dunia itu.

Pasalnya, Gremio merasa dirugikan menyusul “hilangnya” pemain muda mereka, Manu, yang berusia 11 tahun saat mengunjungi akademi sepakbola Barcelona, La Masia.

“Kami akan melaporkan keluhan kami ke FIFA, Kamis atau Jumat,” kata Nestor Hein, kuasa hukum Gremio.

Menurut laporan situs Correio do Povo, seperti dilansir Marca, melalui Gremio Manu mendapatkan undangan mengunjungi La Masia dari Barcelona. Awalnya semua berjalan lancar, bahkan pihak Gremio mengizinkannya.

Nah, persoalan muncul ketika sampai batas kunjungan berakhir si bocah berbakat ini belum juga kembali ke Brasil. Tak pelak lagi, pihak Gremio pun bertanya-tanya.

Manu sendiri tergolong pemain berbakat yang mendapat perhatian khusus Gremio. Bahkan orang tua Manu diberikan pekerjaan oleh klub yang bermarkas di Porto Alegre itu.

“Barcelona telah melakukan hal seperti ini lagi. Kemungkinan besar mereka akan mengirim pemain ini ke sebuah sekolah sepakbola selama dua tahun untuk kemudian mengontraknya,” Nestor Hein mengungkapkan kepada Globoesporte.

Tahun 2014 Barcelona mendapat hukuman berat dari FIFA. Mereka didakwa telah melakukan transfer ilegal terhadap pemain berusia di bawah 18 tahun. FIFA kemudian menjatuhkan sanksi larangan melakukan transfer selama 14 bulan.

Barcelona didakwa melanggar regulasi article 19 pada kasus yang melibatkan 10 pemain belia dan melakukan beberapa pelanggaran lain terkait dengan pemain-pemainnya, demikian pernyataan resmi FIFA waktu itu.

Akibatnya Barcelona tidak diperkenankan membeli atau menjual pemain pada dua bursa transfer, yakni musim Juni 2014 dan Januari 2015. Aktivitas transfer pemain baru bisa dilakukan pada musim panas 2015.  (KS)

(Visited 630 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo