Offside.co.id

Lagi, Neymar Didakwa Pengadilan Perdata di Spanyol

Jumat 5 Mei 2017 08:41 WIB

Offside.co.id – Bintang Barcelona asal Brasil, Neymar kembali menghadapi pengadilan perdata di Spanyol terkait dengan uang yang ditempatkan pada nilai transfernya dari klub asalnya Santos ke Barcelona 2013 lalu. Demikian Pengadilan Tinggi Spanyol mendakwa pemain ini, Kamis (4/5).

Bukan hanya Neymar yang harus menghadapi pengadilan tersebut atas kasus yang dianggap sebagai penggelapan pajak itu. Selain Neymar, orang tuanya, kedua klub, presiden saat ini dan mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell, serta mantan Presiden Santos Odilio Rodrigues pun masuk dalam dakwaan.

Kasus ini bermula setelah DIS, sebuah perusahaan di Brasil yang memiliki 40 persen hak-hak Neymar saat masih membela Santos, melakukan keberatan dengan transfer yang dilakukan Barcelona. DIS sebagai pihak yang seharusnya banyak dilibatkan ternyata dipandang sebelah mata.

Seperti diwartakan As, DIS meyakini bahwa hak mereka atas transfer Neymar ke Barcelona mendapat potongan karena nilai sebenarnya kesepakatan tersebut itu tidak diungkapkan. Para jaksa penuntut menyatakan, Neymar seharusnya didenda 10 juta euro dan mendapat hukuman dua tahun penjara karena tindakannya tersebut.

BACA JUGA :   Klub-klub Liga 1 Sampaikan Belasungkawa untuk Ricko

Bagi para terdakwa yang baru pertama kali dituntut dalam kejahatan yang sifatnya bukan karena kekerasan, hukuman kurungan dua tahun dan di bawahnya tidak diperkenankan di Spanyol. Dengan begitu maka mereka akan terbebas dari kurungan penjara.

Barcelona sendiri mengatakan, saat Neymar meninggalkan Santos transfernya bernilai 57,1 juta euro. Dari jumlah itu sebanyak 40 juta euro dibayarkan kepada keluarga Neymar. Sedangkan DIS mendapatkan jatah 40 persen dari 17,1 juta euro tersisa yang dibayarkan kepada Santos. Namun pengadilan memberikan nilai aktual yang ditransfer ke Barcelona adalah 25,2 juta euro, dan potongan untuk DIS semestinya didasarkan pada jumlah tersebut.

BACA JUGA :   Sanksi 3 Laga Bailly Sebuah Konspirasi?

“Hakim menetapkan hukuman sebesar 3.429.768 euro sebagai uang pertanggungjawaban untuk Rosell, Bartomeu, Rodrigues, FC Barcelona, dan Santos yang harus dibayarkan bersama-sama,” demikian pernyataan pengadilan.

Barcelona yang dimintai komentarnya terkait dakwaan tersebut tidak meresponsnya. Sedangkan di Santos, tidak ada seorang pun dari pihak klub yang mau menjawab pertanyaan yang dikirimkan melalui surat elektronik maupun mengangkat telepon. Pun demikian dengan perusahaan Neymar yang bermarkas di Brasil, NN Consultaria. Demikian Reuters melaporkan

Transfer pemain itu telah menimbulkan sejumlah penyelidikan di Spanyol dan Brasil. Juni lalu, Barcelona setuju untuk membayar denda 5,5 juta kepada pihak-pihak yang berwenang di Spanyol untuk menyelesaikan kasus terkait penngelapan pajak ini. (KS)

(Visited 33 times, 2 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo