Offside.co.id

Buffon Ukir Catatan Baru Saat Juventus Gasak Monaco

Kamis 4 Mei 2017 12:22 WIB

Offside.co.id – Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Sebuah julukan yang pas dialamatkan kepada Gianluigi Buffon, kiper Juventus. Buffon tidak saja tampil memesona di saat timnya sukses menggasak AS Monaco 2-0 dalam semifinal pertama Liga Champions, Kamis dini hari. Lebih dari itu, dia mengukir catatan baru yakni, tampil untuk ke-100 kalinya di ajang antarklub Eropa ini.

Pertandingan melawan Monaco di Monaco menjadi lebih spesial setelah “I Bianconeri” berhasil meraih kemenangan penting sebagai modal menghadapi laga kedua. Buffon tampil luar biasa lewat aksi-aksi penyelamatan gemilang di gawangnya untuk mematahkan peluang lawan.

Kiper berusia 39 tahun ini  menjadi bintang Juventus selama sekitar 16 tahun berkarier di Turin. Mantan penjaga gawang Parma itu memposting sebuah video di Twitter sebelum pertandingan yang menampilkan momem-momen terbaiknya selama berada di lapangan.

BACA JUGA :   Chelsea dan Atletico Sepakati Transfer Diego Costa

Juventus makin memuji Buffon setelah penampilannya membuat timnya menang. Dia juga menggagalkan beberapa peluang pemain-pemain Monaco, termasuk striker muda yang sedang jadi pusat perhatian, Kylian Mbappe.

“Mereka (Juventus) memiliki dua peluang dan dua gol diciptakan. Sebaliknya kami banyak menciptakan peluang, tapi tak satu pun membuahkan gol,” kata Mbappe seusai pertandingan.

Gagalnya Monaco menciptakan gol tak lepas dari andil Buffon yang memang perkasa di bawah mistar. Padahal Monaco dikenal sebagai tim yang subur. Terbukti dengan telah dijaringkannya 146 gol musim ini di berbagai kompetisi.

BACA JUGA :   Hadapi Laos, Timnas U-16 Siap Lakukan Rotasi Pemain

Buffon, yang kemasukan dua gol pada Liga Champions musim ini dan selama 600 menit tak pernah memungut bola dari gawangnya, kembali membuktikan kualitasnya. Dia menggagalkan sundulan Valere Germain dari jarak dekat.

Buffon dikenal sebagai penjaga gawang terbaik di generasinya. Ia sudah mengoleksi banyak penghargaan termasuk enam kali juara Serie A dan mengangkat trofi Piala Dunia bersama Italia pada 2006.  Namun dia tak pernah menjuarai Liga Champions setelah Juventus kalah dalam final 2003 dan 2015. (KS)

 

(Visited 105 times, 5 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo