Offside.co.id

Final Kontra Juve, 5 Hal Harus Diwaspadai Real Madrid

Senin 29 Mei 2017 10:01 WIB

Offside.co.id – Laga final Liga Champions 2017 pada Minggu (4/6/2017) dini hari WIB di Stadion Nasional Wales, menyimpan 5 hal yang harus diwaspadai Real Madrid dari Juventus.

Seperti dikutip Offside dari Marca, Real Madrid bisa menjadi juara Eropa untuk ke-12 kali, namun bayang-bayang kekalahan juga terlihat.

Faktor apa saja yang dianggap jadi sinyal buruk itu? Berikut rinciannya:

1. Tak Ada Juara Back-to-back
Madrid juara Liga Champions 2015/16. Memenangkan gelar UCL back-to-back jelas sulit. Sebanyak 3 klub telah gagal melakukannya.

Di tahun 1993/94, AC Milan mengalahkan Barcelona 4-0 di final, lalu keok 0-1 dari Ajax tahun berikutnya. Juventus juara ketika mengandalkan wakil Belanda itu lewat adu penalti pada 1995/96, sebelum dijegal 1-3 oleh Borussia Dortmund 12 bulan kemudian.

Di 2007/08, Manchester United mengalahkan Chelsea, tapi kehilangan gelar di tangan Barcelona di tahun 2009.

BACA JUGA :   Gagal Sikat Persija, Persib Tertahan di Posisi ke-13

2. Kutukan dari Eks Pemain
Mantan pemain Real Madrid, Gonzalo Higuain dan Sami Khedira, punya motivasi ganda saat membela Juventus.

Kejadian serupa sudah sangat sering terjadi, baik di level UCL ataupun liga domestik. Namun Madrid juga bisa berharap pada Alvaro Morata yang pernah berkostum Juve, membantu membongkar gawang Si Nyonya Tua.

3. Faktor Tahun Ganjil
Real Madrid tercatat sulit memenangi Liga Champions di tahun ganjil abad ini. Los Blancos hanya sekali menjuarai UCL pada gelaran edisi​ tahun 1959.

Selebihnya berakhir dengan kekalahan. Apakah pada 2017 yang ganjil ini juga berlaku hal sama? Begitu harapan fans Juventus.

4. Siklus 7 Tahunan Klub Italia
Sejarah mencatat, klub-klub Italia ini memenangi gelar UCL setiap 7 tahun. Siklus itu memang aneh, tapi setidaknya bisa menyenangkan kubu tim zebra.

BACA JUGA :   Mongolia Anggap Indonesia Tim Kuat

AC Milan melakukannya​ pada tahun 2003. Klub Italia terakhir juara UCL adalah Inter Milan pada tahun 2010. Jika ditambah tujuh tahun berikutnya, bisa jadi 2017 juaranya adalah Juventus.

5. Kostum Sial Berwarna Ungu 

Sama-sama punya kostum utama dengan warna dasar putih, UEFA pun melakukan undian. Madrid harus rela bertindak sebagai tim tandang dengan memakai kostum warna ungu.

Sebagai catatan, El Real telah kalah dua kali pada musim ini saat mereka memakai kostum ungu, bukan kostum kebesarannya berwarna putih. Inikah tanda sial Cristiano Ronaldo dkk?

Tapi kubu Madrid tak perlu berkecil hati. Toh itu cuma mitos. Final tetap berlangsung seru. (SN)

(Visited 381 times, 18 visits today)
Editor: Sigit Nugroho