Offside.co.id

Gawat! Muncul Petisi Laga Barca Vs PSG Harus Diulang!

Minggu 12 Maret 2017 10:12 WIB

Offside.co.id – Di tengah kontroversi kemenangan fantastis yang diraih Barcelona atas PSG 6-1 dalam laga kedua Babak 16 Besar Liga Champions di Nou Camp pertengahan minggu lalu, muncul petisi agar pertandingan kedua tim diulang karena ditemukan banyak fakta janggal sepanjang duel “hidup mati” bagi kedua tim itu.

Sejak petisi diluncurkan di laman change.org Sabtu, tercatat hingga Minggu dini hari lebih dari 26.000 orang sudah menandatangani petisi yang digagas salah seorang fans sepakbola asal Spanyol bernama Luis Melendo. Dalam petisi itu dia meminta kepada UEFA agar mengulang laga yang penuh dengan hal-hal tidak sportif dari wasit Aytekin.

Barcelona lolos dramatis setelah menggulung PSG 6-1. PSG yang pada laga pertama di Paris sudah mengantongi kemenangan 4-0 justru gagal mempertahankan keunggulannya. Barcelona sendiri dituntut menang dengan selisih lima gol jika ingin menyingkirkan PSG. Kendati Barcelona masih punya kans, namun banyak pengamat memprediksi sulit bagi Lionel Messi menang dengans selisih lima gol.

Selain kepada badan sepakbola Eropa (UEFA) petisi ini juga ditujukan kepada wasit Deniz Aytekin (Jerman) yang dianggap tidak netral karena lebih banyak memberikan keuntungan kepada Barcelona.

Setidaknya ada dua keputusan aneh yang menjadi sorotan yakni saat memberikan penalti untuk Barcelona dan dieksekusi Lionel Messi dan Neymar. Khususnya penalti pada menit ke-90 setelah Luis Suarez “dilanggar” di kotak terlarang.

Baca juga: Bantai PSG Enam Gol! Barca Lolos ke Babak Berikutnya

Sorotan kepada Aytekin bukan hanya datang dari masyarakat pecandu sepakbola, bahkan harian Jerman Tagesspiegel sempat memasang judul utama “Aytekin membantu comeback Barcelona”. Koran bergengsi lain, Handelsblatt, juga mengkritik kepemimpinan wasit berusia 38 tahun itu. Sementara media 11Freunde menyebut penalti atas pelanggaran Suarez sebagai lelucon.

Aytekin sendiri menolak berkomentar soal kepemimpinannya, sesuai peraturan UEFA wasit tak boleh membuat pernyataan. Mantan kapten timnas Jerman, Lothar Matthaeus, menyatakan seharusnya tak ada penalti di masa injury time.

Adapun catatan-catatan yang ikut melengkapi petisi ini antara lain:
– Menit 2: Gol Luiz Suarez berbau offside
– Menit 11: Javier Mascherano memanfaatkan tangannya di dalam kotak penalti.
– Menit 23: Kartu merah tidak diberikan kepada Pique.
– Menit 42: Kartu kuning seharusnya diberikan kepada Pique tapi justru berubah untuk Edinson Cavani.
– Menit 45: Tiga setengah menit tambahan waktu.
– Menit 48: Neymar dengan sengaja mencari penalti.
– Menit 54: Neymar mencari penalti lagi, tapi tak mendapatkan kartu.
– Menit 64: Neymar mengada-ada.
– Menit 78: Pique memanfaatkan tangannya di dalam kotak, tapi didiamkan.
– Menit 85: Mascherano melakukan pelanggaran terhadap Angel Di Maria di dalam kotak tapi tidak ada hukuman dari wasit.
– Menit 89: Diving Suarez yang entah bagaimana bisa mendapat penalti.
– Menit 90: Lima menit tambahan waktu (atau sampai Barcelona menang)
– Menit 92: Seharusnya Suarez pantas mendapat kartu kuning kedua untuk penalti. (KS)

(Visited 3.123 times, 4 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo