Offside.co.id

Menang Dramatis, Spurs Tantang Liverpool di Final!

Kamis 9 Mei 2019 08:01 WIB

Offside.co.idComeback gemilang diperlihatkan Tottenham Hotspur. Tim berjuluk “The Lilywhites” ini secara dramatis lolos ke final Liga Champions setelah menekuk tuan rumah Ajax Amsterdam 3-2 pada  semifinal kedua di Stadion Johan Crujff ArenA, Kamis (09/05) dini hari WIB.

Kemenangan yang dicatat Tottenham membuat agregat berakhir 3-3. Tottenham berhak lolos karena mencatat produktivitas gol  tandang yang lebih baik dibandingkan lawannya.

Keberhasilan tim asuhan Mauricio Pochettino ini ke final Liga Champions menjadi sejarah baru bagi klub kota London sepanjang keikutsertaan mereka di ajang bergengi antarklub Eropa ini. Sebelumnya pencapain terbaik Tottenham adalah ke final Piala UEFA (kini Liga Eropean) dan meraih juara pada musim 1971-972 serta 1983-1984. Selain itu mereka juga pernah menembus final Piala Winners Eropa musim 1962-1963.

Sukses Tottenham menuju final Liga Champions musim ini sekaligus mengikuti jejak klub Inggris lainnya, Liverpool, yang sehari sebelumnya menjungkalkan raksasa Spanyol, Barcelona, 4-0 di Anfield. Tottenham dan Liverpool akan berlaga di final yang akan dimainkan di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, 1 Juni mendatang.

BACA JUGA :   Persebaya Tertahan, Djajang Minta Maaf

Pertemuan dua tim Inggris di final Liga Champions terakhir kali berlangsung pada musim 2007-2008 saat Manchester United menghadapi Chelsea di Moskow, Rusia.

Dalam duel di Arena, Amsterdam, Tottenham harus mengejar defisit satu gol setelah kekalahan 0-1 di kandang sendiri pada pertemuan pertama. Perjuangan mereka pun semakin berat setelah Ajax mampu menambah keunggulan dua gol lewat Matthijs de Light menit ke-5 dan Hakim Ziyech menit ke-35.

Namun, di babak kedua, Tottenham seperti tersentak. Perlahan tapi pasti mereka akhirnya bisa mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan sekaligus membalik keadaan.

Adalah Lucas Moura yang menjadi pahlawan kemenangan bagi Tottenham. Ia mencetak tiga gol hattrick untuk membungkam publik Amsterdam.

Gol pertama dia ciptakan pada menit ke-55. Selang empat menit kemudian pemain asal Brasil ini sudah mampu menyamakan kedudukan 2-2. Dan, puncaknya terjadi pada saat pertandingan sudah memasuki injury time menit ke-96. Moura memupus harapan dan mimpi tuan rumah dengan gol ketiganya.

BACA JUGA :   Kalah Lagi, Arema FC Juru Kunci

Kepercayaan diri yang tinggi serta semangat pantang menyerah yang diperlihatkan pemain-pemain Tottenham menjadi kunci keberhasilan mereka. Gelandang Christian Eriksen mengatakan, mereka lebih mengandalkan keyakinan serta semangat juang dibanding taktik.

“Itu merupakan penampilan non-taktis. Dan, dari sebuah pertarungan, lebih kepada keyakinan diri. Begitulah kami memenangi pertandingan ini,” kata Eriksen seusai pertandingan.

“Ini di luar perkiraan. Kami benar-benar ketinggalan, kami mencoba bangkit, kami hanya beruntung. Saya merasa kasihan pada Ajax, mereka memainkan permainan yang sangat bagus,” lanjut pemain asal Denmark itu.

Sementara itu pemain belakang, Danny Rose, mengakui timnya mendapat inspirasi dari kebangkitan Liverpool yang menumbangkan Barcelona. “Kami melihat pertandingan Liverpool tadi malam. Pertandingan itu menunjukkan bahwa semua belum selesai sebelum pertandingan benar-benar berakhir,” katanya. (KS)

 

Keterangan Foto: Tottenham Hotspur (foto: uefa.com./Getty Images)

 

(Visited 6 times, 6 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo