Offside.co.id

Aneh, Laga St. Etiene-MU Digelar Rabu. Ini Alasannya!

Rabu 22 Februari 2017 01:05 WIB

Offside.co.id – Liga Eropa biasa digelar pada hari Kamis dan Jumat. Sementara Liga Champions dapat jatah pada Selasa dan Rabu. Tapi kenapa laga Saint-Etienne kontra Manchester United dihelat pada Rabu?

Ternyata, tuan rumah tidak sedang menyalahi aturan. Florentin Pogba dkk. menjamu MU pada hari Selasa waktu setempat atau Rabu dini hari (23/2/2017), justru demi mengikuti aturan UEFA – induk sepakbola Eropa.

Manchester United akan menjadi tamu bagi Saint-Etienne pada leg kedua fase 32 Besar di Stade Geoffroy-Guichard, kurang dari sepekan sejak jumpa di leg pertama di Old Trafford. Dalam kasus ini, St-Etienne harus memperhatikan juga jadwal klub sesama anggota Ligue 1, Olympique Lyonnais, yang juga bertanding (tapi di pentas Liga Champions).

Jarak markas St-Etienne dengan stadion yang akan dipakai Lyon, ternyata hanya 35 mil atau sekitar 56 km. Katakanlah, sekitar Jakarta-Bogor. Sesuai regulasi UEFA, maka salah satu laga harus dipindahkan. Nah, kebetulan posisi Lyon di klasemen liga musim lalu lebih baik daripada St-Etienne. Karena itu, tim yang lebih rendah peringkatnya harus pindah.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

Sebagai catatan, Lyon akan menjamu wakil Belanda pada Rabu waktu Eropa atau Kamis dini hari WIB. Karena itulah UEFA memutuskan untuk menggeser jadwal MU.

Situasi yang dialami klub wakil Prancis ini, juga pernah dialami Schalke saat menjamu PAOK Salonika dan Fenerbahce saat menjadi tuan rumah bagi FK Krasnodar. Mereka sama-sama menggelar laga Piala Eropa pada hari Rabu.

Catatan Saint Etienne sendiri hebat. Mereka mencatat rekor tak terkalahkan di Eropa, di kandang sendiri, pada sepuluh laga terakhir sepanjang musim ini. Namun, lima di antaranya cuma berakhir draw, dengan tiga laga di antaranya terjadi tanpa gol. Selain itu, mereka juga kerap tampil pada Rabu dini hari.

Manchester United sendiri akan bertandang dengan relatif santai sebab mengantongi kemenangan 3-0 di leg pertama. Tim asuhan Jose Mourinho itu cukup percaya diri  sebelum manjamu Southampton di pentas Piala Liga atau Piala EFL, fase final.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

Laga Liga Eropa leg kedua juga akan jadi sarana bagi Mou untuk membuat perubahan besar dalam skema tim. MU sendiri tak akan berlaga di Liga Primer hingga akhir bulan. Karena itu, bukan hanya satu tempat di fase 16 Besar yang tengah dibidik Mou, tapi gelar Liga Eropa.

Sepanjang tak membuat kesalahan-kesalahan fatal dalam meracik strategi, Mou bisa berharap Paul Pogba dkk. dapat memberikan piala pertama untuk MU. Ia juga berharap timnya fokus ke Piala FA, yang nilainya lebih tinggi dibanding Piala Liga (EFL). Mou tak mau mengakhiri musim dengan tangan kosong. (SN)

 

(Visited 890 times, 2 visits today)
Editor: Sigit Nugroho