Offside.co.id

Mantan Pelatih Atletico Ini Pernah Meninggal 20 Menit!

Selasa 31 Januari 2017 15:35 WIB

Offside.co.id – Pengalaman tragis dialami Pepe Murcia, mantan pelatih Atletico Madrid. Tahun lalu, tepatnya pada 4 November 2016, dia pernah merasakan meninggal dunia saat memimpin latihan klubnya, FC Legirus Inter, Finlandia.

Pelatih berusia 52 tahun itu mengisahkan, dirinya terkena serangan jantung ketika memimpin latihan. Saat itu pula dia langsung diterbangkan ke rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri. Pasca serangan jantung itu Pepe mengalami koma selama tiga minggu.

“Secara teknis saya sudah dinyatakan meninggal dunia, namun hanya berlangsung selama 20 menit sebelum akhirnya helikopter menerbangkan saya ke rumah sakit,” kata Pepe yang kini telah pulih kepada Marca.

Diungkapkan Pepe di tengah situasi itu, rekannya Luis Anula (pelatih fisik klub) berusaha untuk memberikan pertolongan pertama. “Saya berhutang budi padanya,” kata Pepe.

BACA JUGA :   Gelandang Muda Sparta Ini Mimpi Bermain di Chelsea

Diungkapkan juga bahwa setidaknya selama 21 hari kondisinya berada dalam kondisi koma. “Pikiran Anda masih bekerja tetapi tidak pada tingkat yang sama. Seperti orang terjaga dan berada di tempat lain, seperti itulah kondisi saya,” cerita pelatih yang pernah menangani Albacete, Celta, Salamanca, dan Levski Sofia itu.

Pepe juga memuji dan berterima kasih dengan pelayanan medis yang dilakukan rumah sakit di Finlandia. “Juga kepada Luis, serta malaikat yang melindungi saya,” paparnya.

Diakui, tekanan yang dirasakan seorang pelatih sepakbola sangat tinggi. Menurut Pepe, dulu dirinya berpendapat bahwa stres itu hanya sebuah mitos dan sesuatu yang justru dialami oleh orang yang bekerja di luar sepakbola.

BACA JUGA :   Inter Siap Tukar Mario dengan Mkhitaryan

Namun, setelah serangan jantung yang dialaminya saat bekerja di lapangan, Pepe pun mulai percaya bahwa profesinya sebagai pelatih turut andil dalam penyakit yang dideritanya. “Namun demikian saya tidak akan menyalahkan pekerjaan saya untuk urusan stres ini, walaupun bisa juga memberikan kontribusi,” papar Pepe.

Kini, setelah kembali pulih, Pepe tetap akan kembali ke Finlandia dan melatih lagi. “Hidup telah memberi saya kesempatan lagi. Mereka mengatakan bahwa Anda hanya hidup sekali tapi ini akan menjadi kali kedua bagi saya,” katanya. (KS)

 

(Visited 62 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo