Offside.co.id

Neymar, Antara Cedera, Mbappe, dan Ambisinya

Jumat 29 Desember 2017 10:00 WIB

Offside.co.id – Neymar berbicara di Doha tentang ambisi pribadinya pada 2018. Memenangkan Ballon d’Or, Piala Dunia, dan Liga Champions itulah target pemain Brasil yang berkiprah di Paris Saint Germain (PSG) ini.

Kepada The Players ‘Tribune Beymar mengungkapkan, dokter mengatakan kepadanya bahwa dia beruntung bisa berjalan lagi menyusul cedera yang mengakhiri keikutsertaannya di Piala Dunia 2014 di Brasil. Berbicara kepada mantan rekan setimnya di Barcelona, Gerard Pique, di situs web tersebut, Neymar mengingat kembali tantangan yang membuatnya ditanduk dua menit menjelang akhir kemenangan atas Kolombia di babak perempatfinal.

Neymar terkapar setelah ditabrak pemain belakang lawan Juan Zuniga. Pemain Napoli itu langsung meninggalkannya tanpa ada peringatan dan kartu dari wasit. Alhasil, vertebra Neymar retak. Ia pun harus keluar lapangan dan setelahnya terkurung di kursi roda.

Nyemar dan Mbappe (Foto: thestaronline.com.my/afp)

“Saya ingat kepala saya berada di tanah, lalu Marcelo berkata, ‘tidak, tidak… Minta para dokter masuk.’ Saya bilang, ‘tidak, tidak, tidak, saya ingin bermain’, saya ingin mencetak gol,” kata Neymar.

BACA JUGA :   Spektakuler! Asian Games 2018 Resmi Bergulir

“Tapi saya tidak bisa mengangkat kaki saya, saya tidak bisa menggerakkannya dan dokter membawa saya keluar. Saya mulai menangis, karena sangat menyakitkan dan saya tidak merasakan apapun,” Neymar menceritakan.

“Saya tidak merasakan kaki saya, jadi saya pergi ke rumah sakit yang ada di stadion, Dan di sana mereka meninggalkan saya dengan kaki saya yang bengkok ini. Lalu saya pergi ke rumah sakit, melakukan tes. Mereka mengatakan kepada saya, memiliki dua berita, satu berita baik, satu berita burukm” Neymar melanjutkan.

“Saya katakan, yang buruk dulu. ‘Anda tidak bisa bermain di Piala Dunia, ini sudah berakhir untuk Anda’.  Apa yang bagus? ‘Setelah itu Anda masih bisa berjalan.”

Neymar (Foto: yahoosports/afp)

Setelah itu Neymar melakukan pemulihan penuh. Bersama Pique ia kemudian membantu Barcelona memenangkan gelar La Liga dan Liga Champions musim berikutnya.

BACA JUGA :   Spektakuler! Asian Games 2018 Resmi Bergulir

Mereka menambahkan gelar liga sebelum Neymar pergi ke PSG dalam perpindahan musim panas yang memecahkan rekor dunia setelah Pique mengatakan di media sosial bahwa dia yakin akan tinggal.

Kini, pemain berusia 25 tahun itu telah bekerja sama dengan pemain muda berbaikat asal Prancis, Kylian Mbappe di PSG dan Edinson Cavani. Neymar memuji Mbappe yang disebutnya sebagai pemain hebat.

“Saya melihat dia melakukannya dengan sangat baik, Dia adalah pemain hebat. Dia punya banyak kualitas. Mbappe adalah seseorang yang akan mengukir sejarah dalam buku sejarah sepak bola, karena dia memiliki banyak kualitas, ” Neymar menuturkan. (IZZAT/KS)

(Visited 71 times, 5 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo