Offside.co.id

Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

Rabu 20 Juni 2018 14:55 WIB

Offside.co.id – Sabar dan disiplin! Itulah kunci kemenangan Senegal atas Polandia 2-1 dalam pertandingan pertama mereka di Grup H, Selasa (19/6).

“Senegal menang karena disiplin,” kata Aliou Cisse, pelatih Senegal yang menjadi kapten tim saat mengalahkan juara bertahan Prancis di pertandingan Piala Dunia pertama mereka pada 2002.

“Anda melihat tim Senegal sangat solid, sangat kompak. Kami mampu menempatkan mereka di bawah tekanan,” katanya lagi.

“Setiap kali mereka membuat kesalahan kami dapat menemukan tindakan yang kami butuhkan dan membalas mereka. Kami berhasil dengan sangat baik untuk mengeluarkan mereka dari zona nyaman di babak pertama,” Cisse menjelaskan.

Dilansir dari laman Antaranews.com, Cisse, gelandang bertahan yang menghabiskan hari-harinya bermain di Inggris dan Prancis, menghadapi kritik sejak mengambil alih tiga tahun lalu karena terlalu berhati-hati dalam pendekatannya dan tidak cukup membuat serangan dari pemain berbakat di sekitar pemain sayap Liverpool Sadio Mane.

Tapi dengan kemenangan tak terduga telah membuat negara Afrika Barat tersebut dianggap mampu lebih unggul dari lawan-lawan satu grup, termasuk Jepang dan Kolombia. Cisse tidak membuat alasan untuk menutup serangan-serangan Polandia yang berpusat di sekitar Robert Lewandowski.

“Senegal mencegah Polandia bermain,” katanya. “Anda harus memberikan penghargaan untuk itu … Kami tahu bahwa Robert Lewandowski adalah elemen kunci … dan kami memainkannya dengan sangat ketat.”

Kerapuhan yang membayangi tim Eropa itu juga dipicu dengan munculnya semangat di kalangan pemain tim Afrika bahwa hanya ada dua negara di antaranya yang mampu menyaingi prestasi Senegal mencapai babak perempat final Piala Dunia 2002. Tidak ada yang lebih baik dari itu.

Tapi sebuah tim yang dibangun di sekitar Mane dan kemampuan yang rata-rata pemain pada umumnya, mereka bermain sepak bola di klub-klub Perancis dan Inggris tidak dibedakan dari Liverpool, menunjukkan pada Selasa bahwa mereka dapat menaklukkan lawan yang didanai lebih baik, bahkan di Polandia tetap mendapatkan bayaran pada hari libur.

Kapten Cheikhou Kouyate, yang mulai laga sebagai pemain cadangan, mengatakan menjelang pertandingan bahwa mereka telah bekerja “seperti anjing” selama beberapa minggu terakhir di bawah Cisse. Dan pelatih pun mengatakan dia bangga dengan para pemainnya.

“Mereka datang ke sini dengan banyak tekad,” kata Cisse. “Mereka telah bekerja keras. Saya pikir ini benar-benar generasi yang layak mendapat banyak penghargaan dan apresiasi.”

Sementara itu pelatih Polandia Adam Nawalka kesulitan untuk menjelaskan penampilan di bawah standar timnya. Mereka tampil menekan namun melakukan kesalahan saat kalah dari Senegal.

Gol bunuh diri Thiago Cionek pada akhir babak pertama dan kesalahan di lini belakang yang membuat M`Baye Niang dapat memasukkan bola ke gawang yang kosong pada menit ke-60 membawa Senegal unggul dua gol, di mana tandukan Grzegorz Krychowiak pada menit ke-86 tidak mengubah apapun. (Kesit B Handoyo)

 

(Visited 42 times, 13 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo