Offside.co.id

Real Madrid Makin Nafsu Setelah Hazard Bikin Pengakuan

Senin 3 April 2017 21:30 WIB

Offside.co.id – Sebuah pengakuan frontal dilontarkan gelandang Chelsea, Eden Hazard (26). Tiga klub pun terimbas karenanya.

France Football mewawancarai Hazard terkait penampilannya, dibandibgkan dengan Lionel Messi yang disebut sebagai seniman bola. Komentar Hazard di luar dugaan. Ia ternyata tak mengganggap Messi sebagai seniman bola peringkat pertama.

“Bagi saya, seniman nyata adalah Zinedine Zidane dan Ronaldinho. Begitu pula Juan Roman Riquelme. Cara dia bergerak dan melewati bola sangat spesial,” kata Hazard.
“Dan kemudian ada Messi. Apa yang dia lakukan dengan bola adalah sesuatu yang lain.”

Kubu Real Madrid yang dilatih Zidane, jelas tersanjung. Mereka senang pemain incarannya “merendahkan” sang rival. Barca, tentu bersikap sebaliknya, atau malah masa bodoh. Apakah ini sinyal Hazard untuk Madrid? Entahlah. Yang pasti kubu Chelsea tak terlalu suka hal ini.

BACA JUGA :   AS Roma Menangi Derby, Alisson Optimistis

Sepertinya Hazard ingin menegaskan, meski mengakui kehebatan Messi, ia menempatkan bintang Barca itu berada di bawah tiga seniman bola utama versinya. Hazard pun menolak jika dirinya juga dikelompokkan sebagai salah satu seniman bola.

“Saya tidak melihat diri saya di tingkat itu. Terserah orang lain untuk membuat komentar seperti itu. Saya tidak akan menyebut diri sebagai seorang seniman seperti mereka atau Messi,” ujar Hazard merendah.

Pilar timnas Belgia ini telah menjadi tiang kekuatan The Blues di bawah arahan Antonio Conte di pentas Liga Premier. Namun untuk membanbandingkan dengan Messi, peraih 5 kali Ballon d’Or, ia lebih memilih merendah.

BACA JUGA :   "Socceroos" ke Rusia, Postecoglou Calon Peraih AFC Award

“Fokus saya hanya ingin membawa kebahagiaan bagi fans. Orang-orang yang datang ke stadion ingin menikmati tontonan, menyenangkan hati. Itulah tugas pemain, menghibur mereka,” paparnya.

Hazard mengaku telah menjadi pemain kreatif sejak masih kecil. Ia telah bekerja keras dan wajar jika kini keterampilannya semakin membaik dari hari ke hari.

“Bola adalah temanku yang paling setia. Aku membelai bola, menggiring bola. Aku juga bisa membelai ketika sedang menembak, seperti Thierry Henry. Aku bisa mengobati bola seperti wanita, seperti seorang teman, seperti orang tua,” ujarnya melankolis. (SN)

(Visited 997 times, 3 visits today)
Editor: Sigit Nugroho