Offside.co.id

Soal 48 Peserta di Piala Dunia 2026, Jerman dan Spanyol Kecewa

Rabu 11 Januari 2017 09:48 WIB

Offside.co.id – Secara aklamasi dewan FIFA sepakat Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 negara. Dengan begitu, ada perubahan jumlah peserta secara signfikan setelah selama ini turnamen empat tahunan itu diikuti 32 peserta.

Dengan begitu, perubahan format harus dilakukan. Kongretnya, 48 kontestan tersebut akan dibagi ke dalam 16 grup pada babak penyisihan. Setiap grup akan dihuni tiga tim. Jumlah pertandingan pun meningkat dari 64 menjadi 80 laga dengan perkiraan waktu turnamen mencapai 32 hari.

Konsep ini ternyata taj disetujui banyak pihak. Di antaranya dua negara yang sama-sama pernah menjuarai Piala Dunia, Spanyol dan Jerman.

Presiden Federasi Sepak Bola Jerman, Reinhard Grindel mengungkapkan keputusan FIFA tersebut dinilai sangat berbahaya. Menurutnya, putusan itu akan membuat permainan lebih ‘defensif’ atau akan membosankan.

BACA JUGA :   Teka-teki Masa Depan Bonucci di Turin

“Sekarang saya melihat bahaya pada masa depan sepak bola, kita akan melihat tim lebih menerapkan pola bertahan atau defensif minded,” tutur Grindel dikutip dari Reuters, Rabu (11/1).

Dalam tahap lanjut Grindel menyebutkan jika saja ketertarikan pada sepak bola berkurang, maka akan mengancam sepak bola kehilangan sponsor dan cara pemasarannya ke seluruh dunia. “Kita semua cinta permainan sepak bola ketika kedua tim bermain secara terbuka,” tambah dia.

Sementara itu, Presiden La Liga Javier Tebas juga mengkritik apa yang terjadi di balik putusan FIFA tersebut. Tebas tak menyukai gaya kepemimpinan Infantino yang terkesan suka mengambil keputusan sendiri.

BACA JUGA :   Catat! Ini Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola 25-27 Februari 2017

Menurut Tebas, untuk memutuskan jumlah peserta turnamen sekelas Piala Dunia harus dengan konsultasi yang matang dengan berbagai pihak. “Infantino berperilaku seperti mantan Presiden FIFA yang lama Sepp Blatter. Suka mengambil keputusan sendiri,” kata Tebas, dikutip dari Marca, Selasa (10/1).

Tebas mengkhawatirkan jika Piala Dunia menambah kuota peserta akan menelan biaya yang banyak. FIFA harusnya mempertimbangkan hal tersebut. “Memperluas kompetisi itu mudah.Tapi pembayarannya juga ditingkatkan,” ucap Tebas.

(Visited 111 times, 1 visits today)
Editor: Hanif Marjuni