Offside.co.id

Ternyata, Bintang Incaran Persib Ini Pilih Jadi Pemilik Klub MLS!

Kamis 13 April 2017 11:36 WIB

Offside.co.id – Didier Drogba membuka babak baru dalam kariernya di sepakbola. Seiring bertambahnya usia, mantan pemain Chelsea asal Pantai Gading itu kini menjadi pemain sekaligus pemilik klub Phoenix Rising FC di Arizona, AS.

Apa yang sedang dirintis Drogba sekaligus menjawab teka-teki kemana pemain ini akan menghabiskan masa-masa kejayaannya di lapangan. Sebelumnya pemain berusia 39 tahun ini dikait-kaitkan dengan sejumlah tawaran dari klub-klub Premier League, Championship, dan klub-klub Asia Timur Jauh serta Amerika Selatan.

Bahkan, klub Indonesia Persib Bandung juga sempat dihubung-hubungkan dengan Drogba, pasca “Maung Bandung” mendatangkan marquee palyer asal Ghana yang juga rekan Drogba di Chelsea, Michael Essien. Namun, spekulasi itu terbantahkan setelah Drogba memutuskan memulai petualangan barunya di MLS.

Drogba bersama pemilik Chelsea Romam Abramovich. (Foto: Mirror/GettyImages)

Phoenix Rising FC sebelumnya bernama Arizona United SC. Namun, sejak tiga tahun lalu, klub anggota Divisi 2 Major League Soccer (MLS) itu berganti nama menjadi Phoenix Rising FC. Drogba sendiri kini tercatat sebagai salah satu dari sejumlah orang yang memiliki saham kepemilikan klub ini.

BACA JUGA :   Cedera Salah Tidak Parah

Salah satu legenda Chelsea itu rupanya terinspirasi oleh bekas bosnya di Chelsea, Roman Abramovich. Pemain berusia 39 tahun ini telah mengambil sejumlah tips dari pemilik “The Blues” tentang proyek dalam sepakbola dan berharap untuk membantu klub kota Arizona itu ke kasta yang lebih tinggi di MLS.

Salah satu upaya yang dilakukan Phoenix untuk mendongkrak prestasi dan percepatan promosi, mereka juga telah menandatangkan mantan pemain sayap Inggris, Shaun Wright-Phillips. Drogba pun bersiap untuk mendatangkan lebih banyak lagi eks bintang Premier League ke klubnya.

 

“Aku benar-benar gembira telah memilih ini. Saya tidak berpikir di klub ini sudah ada pemain lain dan juga pemilik lain. Segala sesuatu bisa berubah. Di sini sepakbola menjadi lebih menarik dan aku benar-benar senang memilih ini,” kata Drogba seperti dilansir Mirror.

Drogba saat bermain di Montreal. (Foto: Mirror/Reuters)

“Saya telah berbicara berkali-kali dengan Abramovich, tidak hanya pada kesempatan ini saja. Dan, percayalah tidak mudah untuk menjadi pemilik klub sepakbola. Saya senang dia mendukung saya,” Drogba mengungkapkan.

BACA JUGA :   Real Madrid Kampiun!

“Ini bukan sesuatu yang gila. Itu hanya tampak seperti gila! Ini berbeda dari apa yang dilakukan teman-teman saya,” lanjutnya.

Dorgba juga mengatakan, dirinya memiliki banyak tawaran untuk bermain, baik di Liga Primer, klub anggota Championship, serta sejumlah negara di Timur Tengah, Cina, serta Brasil. “Tapi, buat saya, hanya ada satu klub di Inggris, dan itu adalah Chelsea,” katanya.

Bagi Drogba, Phoenix Rising FC adalah proyek besar dan menantang. Klub ini menawarkan dirinya menjadi co-owner. Dia pun yakin dengan pengalaman yang dimilikinya sebagai pemain yang bersinar di klub-klub besar Eropa, akan mampu membantu Phoenix mewujudkan impiannya menjadi lebih besar lagi di MLS. Klub ini ditangani pelatih Frank Yallop, mantan pemain belakang Ipswich Town.

Nama Drogba begitu disegani di MLS saat ia ikut membawa klubnya Montreal Impact ke babak play-off untuk pertama kalinya. Bukan hanya itu, Drogba juga mencatatkan dirinya sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak hattrick pada debutnya di MLS. (KS)

(Visited 192 times, 3 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo