Offside.co.id

Wow! Inter Klarifikasi Kabar Erick Thohir Diperiksa Polisi

Rabu 8 Maret 2017 10:57 WIB

Offside.co.id – Kabar terjeratnya Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang juga Presiden Inter Milan, Erick Thohir, oleh aparat kepolisian terkait kasus dugaan korupsi di lembaga itu, membuat klub Seri A Inter harus melakukan klarifikasi.

Dalam pernyataan resminya Inter Milan, menyatakan bahwa Erick, “tidak dalam penyelidikan” di Indonesia. “Mengingat adanya laporan media baru-baru ini, FC Internazionale ingin mengklarifikasi bahwa Presiden Erick Thohir tidak diselidiki,” demikian pernyataan yang dirilis Inter, Rabu malam waktu setempat.

Seperti dilansir footballitalia, “Mr Thohir telah menawarkan kerjasama penuh kepada otoritas anti-korupsi di Indonesia dalam perannya sebagai Presiden Komite Olimpiade Indonesia.”

Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa kemarin Erick telah berbicara kepada media di Indonesia tentang penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian terkait dengan kasus dugaan korupsi di tubuh organisasi yang dipimpinnya itu.

“Kami menghormati hukum dan jika terbukti bahwa saya melakukan kesalahan, saya siap dihukum. Situasi ini seharusnya tidak dipolitisasi, tapi jika saya salah, saya siap dipenjara,” kata pernyataan itu mengutip ucapan Erick.

Sebagaiman ramai diberitakan, polisi terus menyelidiki kasus dugaan korupsi dalam kegiatan road carvanal Asian Games 2018 yang melibatkan sejumlah pejabat di KOI. Polisi juga berencana memanggil Erick Thohir sebagai saksi kasus tersebut.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni Sekretaris Jenderal KOI, Doddy Iswandi, Bendahara KOI Anjas Rivai dan Ikhwan Agus, penyedia jasa kegiatan tersebut. Ketiganya diduga terlibat dalam kegiatan road carvanal Asian Games 2018 yang berlangsung di Surabaya pada Desember 2015, yang tidak sesuai aturan.

Berdasarkan hasil audit rutin dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kerugian negara dari kegiatan tersebut di enam kota di Indonesia ditaksir mencapai Rp 5 miliar. (KS)

(Visited 269 times, 43 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo