Offside.co.id

Ajakan Unfollow Persib Masih Ramai

Kamis 17 Agustus 2017 13:52 WIB

Offside.co.id –  Bobotoh Persib dikenal tidak hanya militan mendukung “Maung Bandung” ketika berlaga di lapangan saja, mereka pun dikenal sebagai suporter yang aktif di media sosial.

Aktifnya bobotoh di lini massa seperti Facebook dan Twitter bahkan sempat mengantarkan Persib menjadi klub paling populer di dunia. Jumlah followers di official fanspage dan Twitter Persib yang jutaan pun pastinya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemilik merek untuk menjadi sponsor Persib.

Namun sejak Selasa (15/8) tanda pagar (tagar) #UnfollowPersib menggema dan sempat menjadi trending topic di lini media sosial Twitter. Diyakini ajakan untuk #UnfollowPersib ini adalah bentuk ketidakpuasan bobotoh terhadap kinerja manajemen Persib.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

Ketidakpuasan bobotoh cukup beralasan, selain prestasi tim yang terseok-seok di papan bawah,hingga saat ini pun Atep dkk belum didampingi oleh pelatih kepala pengganti Djajang Nurjaman.

Wacana manajemen untuk menggunakan masa caretaker, Herrie Setyawan pun menjadi kegundahan tersendiri bagi bobotoh. Keberadaan caretaker yang hanya memiliki lisensi kepelatihan B tentu tidak bisa dibenarkan untuk menangani Persib hingga akhir musim, karena operator Liga menetapkan peraturan pelatih kepala klub peserta Liga 1 harus memiliki lisensi A AFC.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

Bobotoh pun gusar dengan cap tim “Anak Bapak” yang disuarakan suporter klub lain melekat di Persib Bandung, istilah ini menggema karena pemilik Persib, Glenn T Sugita, yang juga komisaris utama PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1,  cenderung membiarkan pelanggaran yang dilakukan oleh manajemen Persib.

Hingga tulisan ini dimuat, tagar #UnfollowPersib masih menjadi pembahasan bobotoh di lini massa Twitter.  (VP) 

(Visited 289 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo