Offside.co.id

Arema Kritisi Regulasi Baru Pemain Muda

Sabtu 18 Maret 2017 21:26 WIB

Offside.co.id – Pro kontra mengenai regulasi pemain Liga 1 masih terus diperdebatkan di sejumlah klub. Salah satunya soal kewajiban setiap klub memiliki lima pemain muda dan tiga pemain wajib dimainkan di setiap pertandingan.

Melihat hal itu, pelatih Arema FC, Aji Santoso mengaku kebijakan tersebut masih belum terperinci. Pasalnya di beberapa klub saat ini banyak pemain mudanya yang dipanggil oleh tim nasional U-22.

“Jatah mainkan tiga pemain. Kalau dipanggil tiga ya gugur kewajiban. Kalau dipanggil 2 pemain, yang main di klub hanya 1. Itu lebih bijaksana. Kalau dipanggil 3 terus kita cari 3 pemain lagi, hanya buang waktu untuk mencari anak muda,” ujar Aji.

Soal Marquee Player, Aji lebih memilih untuk ikut regulasi tersebut. Karena bagi Aji, pelatih akan mengikuti keputusan bersama klub.

“Kita ikut aturan saja. Regulasi seperti itu kan seharusnya melibatkan semua klub. Kalau semua klub setuju ya kita orang lapangan tinggal menjalankan saja,” ucapnya.

Namun ia berharap regulasi Marquee Player bukan hanya untuk meningkatkan nilai komersil liga, tetapi juga harus memperhatikan dari sisi kualitas pemain.

“Memang dampak positifnya lebih seru. Tapi jangan hanya dilihat nilai komersilnya. Kualitas pemain juga harus dilihat juga,” imbuhnya.

Ia juga tidak menampik rencana tim berjuluk Singo Edan tersebut akan mendatangkan Marquee Player. Namun ia enggan berkomentar lebih jauh.

Insya Allah ada. Ada namanya. Tapi lebih lanjut tanya manajemen,” pungkasnya. (FM)

(Visited 162 times, 3 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid