Offside.co.id

Bertoldo Masih Bisa Bermain di Indonesia, Asal..

Kamis 23 Maret 2017 19:57 WIB

Offside.co.id – Pencabutan paspor timor leste 9 pemain naturalisasi berbuntut pencoretan nama Felipe Bertoldo Dos Santos dari skuat Arema FC. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo memastikan hal tersebut karena tercantum di kontrak.

“Kita pastikan karir Felipe Bertoldo di Arema sudah selesai. Sesuai kontrak, jika ada masalah di paspor Timor Leste nya, putus kontrak tanpa kompensasi,” ujar Ruddy.

Bagi Ruddy, Bertoldo hanya menjadi korban kepentingan pemerintah Timor Leste. Ia membeberkan masalah awal mula terjadinya dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi 9 pemain asal Brasil.

Menurut Ruddy, pemerintah Timor Leste ingin dipandang mempunyai tim sepak bola yang hebat di Asia. Pemerintah mereka pun akhirnya memilih jalur naturalisasi pemain dengan mengabaikan syarat pokok pengajuan naturalisasi.

“Biasanya naturalisasi kan ada syarat pokoknya. Nah itu yang dikesampingkan. Saya yakin 9 pemain ini hanya korban karena mereka tahunya ingin main sepak bola,” cerita Ruddy.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Hal itulah yang membuat FIFA turun untuk menginvestigasi kejanggalan tersebut. Dan betul, dalam proses naturalisasi ada sejumlah manipulasi data. Akhirnya federasi tertinggi sepak bola dunia menghukum federasi sepak bola Timor Leste untuk dilarang tampil dalam ajang internasional serta menghukum beberapa pejabat federasi tersebut.

Namun Ruddy menegaskan hal tersebut bukan akhir karir Bertoldo di Indonesia. Ia masih bisa merumput di sepak bola Indonesia dengan menggunakan paspor Brasil.

“Bisa kalau memakai paspor Brasil. Tapi harus keluar dari Indonesia dulu. Kalau kembali ke Arema mungkin saja bisa tapi banyak klub yang minat ke dia,” lanjutnya.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Lebih lanjut, tercatat sudah ada 4 klub yang ingin memakai jasa Felipe Bertoldo. Namun Arema masih menunggu kejelasan regulasi soal pemain asing.

“Kami ingin membahas regulasinya dulu di manager meeting. Kita ingin merubah regulasi jadi 3+1,” imbuhnya.

Mengenai pemain pengganti Bertoldo, Ruddy mengaku telah mempersiapkannya. Pria asal Madiun tersebut akan mendatangkan pemain asing Asia berposisi stoper pada 29 Maret mendatang. Santer terdengar, pemain tersebut adalah mantan pemain PBFC, Jad Noureddin.

“Kita sudah antisipasi. Penggantinya sudah ada dan tanggal 29 datang. Posisinya bisa stopper, bisa gelandang bertahan. Siapa dia tunggu saja,” tutur Ruddy. (FM)

(Visited 2.003 times, 4 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid