Offside.co.id

BOPI Belum Beri Rekomendasi, Liga 1 Tertunda?

Selasa 4 April 2017 07:22 WIB

Offside.co.id – PSSI hingga kini belum mengirimkan surat pengajuan rekomendasi pelaksanaan kompetisi Liga 1 Indonesia kepada BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia). Lembaga yang berkantor di Kemenpora itu memberikan batas waktu hingga 5 April 2017.

Ketua BOPI, Noor Aman mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa memberikan rekomendasi Liga 1 karena PSSI belum mengajukan surat rekomendasi. Pihaknya pun juga belum bisa melakukan verifikasi.

“Jika benar kompetisi akan digulirkan 15 April maka paling lambat pengajuan rekomendasi pada 5 April. Waktu 10 hari sisanya akan kami gunakan untuk proses verifikasi,” kata Noor Aman.

Selain akan melakukan verifikasi terhadap operator kompetisi yang baru, yakni PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), pihaknya juga melakukan verifikasi kepada klub peserta Liga 1. Namun ia mengakui, proses verifikasi tidak seketat pada saat Indonesia Super League (ISL) 2015 lalu.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

“Ada beberapa aspek yang menjadi fokus kami mulai dari legalitas, kapasitas manajerial operator. Inikan operator baru, kami juga belum tahu data berikut SIUP-nya, finansialnya. Itu harus jelas,” katanya menambahkan.

“Tim lama mungkin tidak bermasalah karena kami sudah punya data. Tapi untuk tim seperti PS TNI, Bhayangkara FC serta Madura United kami harus extra untuk melakukan verifikasi terutama legalitas. Pada intinya kita belum lengkap kami belum akan mengeluarkan rekomendasi,” kata Noor Aman menegaskan.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

Selain dua kategori di atas, BOPI juga akan melakukan verifikasi kepada pemain asing yang bermain di Liga 1. BOPI menegaskan jika pemain asing maupun Marquee Player harus memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), serta visa kerja di Indonesia.

PSSI pun dituntut untuk segera mengajukan surat rekomendasi kepada BOPI, karena jika berlarut-larut, maka kompetisi Liga 1 pun terancam mengalami penundaan. (BM)

(Visited 84 times, 3 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid