Offside.co.id

Dikelola Profesional, Persis Gotong Royong Targetkan Juara Liga 3

Minggu 26 Maret 2017 01:33 WIB

Offside.co.id – Persis Gotong Royong telah siap untuk mengarungi kompetisi Liga 3 musim ini. Hal ini ditunjukkan dengan persiapan serius, hingga proses launching tim dan jersey yang telah dilakukan pada Sabtu (25/3) malam di Ballroom The Sunan Hotel, Solo.

Tim yang dilatih oleh Eduard Tjong ini memang memiliki target tinggi. Di bawah manajemen PT Persis Gotong Royong, klub yang awalnya bernama Persis Muda ini akan dikelola secara profesional.

“Kita tidak hanya mengejar target juara Liga 3, namun juga akan melakukan pembinaan pemain muda. Untuk itu, kita akan terus putar kompetisi internal Persis agar terus tercipta bibit-bibit unggulan pesepak bola masa depan,” kata Direktur Utama Persis Gotong Royong yang juga investor tim, Setiyo Joko Santoso saat memberikan sambutan pada acara launching tim.

Guna merealisasikan target tersebut, Persis Gotong Royong diklaim akan mendapatkan pengelolaan setara dengan tim Liga 1.

“Kemampuan anggaran dan logistik tidak kalah dengan tim di Liga 1. Saya sebagai orang yang lahir dan besar di Solo ingin mengeluarkan semua usaha dan membangun tim ini dengan serius, termasuk fasilitas yang ada,” kata Setiyo yang juga pengusaha di bidang saham ini.

Pada acara launching tim tersebut juga diperkenalkan tiga jersey yang akan dipakai Persis Gotong Royong dalam mengarungi kompetisi Liga 3, diantaranya merah (home), putih (away) dan biru (third).

Dengan begitu, saat ini Kota Solo memiliki dua tim yang berada di bawah manajemen yang berbeda. Selain Persis Gotong Royong, Persis Solo juga tengah bersiap menyambut kompetisi Liga 2.

“Perlu diingat, dua klub tersebut didukung sepenuhnya oleh Askot PSSI Solo. Persis Solo di Liga 2 dibawah PT Persis Solo Saestu, sementara Persis Gotong Royong dibawah PT Persis Gotong Royong,” imbuh Direktur Persis Gotong Royong, Heru Buwono.

Terpisah, Ketua Askot PSSI Solo, Paulus Haryoto secara terbuka mendukung sepenuhnya keberadaan Persis Solo dan Persis Gotong Royong. Paulus membantah adanya dualisme Persis Solo.

“Ketika Persis Gotong Royong berjalan, pembinaan usia muda juga berjalan. Jadi tidak perlu alergi. Tidak ada dualisme. Tidak masalah juga jika besok ada dua tim di satu kasta dari Solo. London saja juga ada lebih dari satu tim,” kata Paulus.

Persis Gotong Royong saat ini telah memiliki 29 pemain. Selain itu, sebagai persiapan jangka panjang, manajemen Persis Gotong Royong juga akan bergerilya untuk mencari pemain muda ke Papua dan Ambon. (BM)

(Visited 496 times, 4 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid