Offside.co.id

Persija Kurang Tertarik Marquee Player

Minggu 19 Maret 2017 05:44 WIB

Offside.co.id –  PSSI bikin regulasi baru soal pemain asing.  Di tiap klub Liga 1 2017 nantinya, boleh punya dua pemain asing non-Asia dan satu pemain Asia. Lalu, berdasarkan kesepakatan terbaru, klub juga diizinkan memiliki satu Marque Player.

Dengan catatan, marque player yang dimaksud ialah seorang pemain bintang yang salah satunya syaratnya  pernah bermain di Piala Dunia dari tiga edisi terakhir. Tak masalah dari mana pun dia berasal.

Terkait kebijakan marque player, ternyata Persija Jakarta belum kepincut. Hal ini ditegaskan langsung oleh direktur Persija Jakarta, Gede Widiade. “Kami kalau ibarat pesawat itu baru take-off, jadi perlahan-lahan. Kasih waktu untuk ambil Marque Player, yang pasti tunggu saja,” ujar Gede.

Hal yang hampir sama juga ditunjukkan Bali United. Pelatih Bali United FC Hans-Peter Schaller menyatakan, kehadiran marque player tidak menjamin sebuah tim bakal superior. “Tentu sebuah tim bisa menjadi solid ketika seluruh pemain bisa menjaga kekompakan satu sama lain. Seorang pemain bintang sekali pun tidak akan bisa membuat sebuah tim menjadi kuat apabila tidak ada dukungan dari pemain lainnya. Sepakbola adalah olahraga tim,” tutur Schaller dilansir laman resmi klub.

Meski begitu, Schaller tak menutup mata dengan kehadiran marque player. Menurutnya, marque player tetap akan memberikan kontribusi positif. Pengalaman bintang yang pernah tampil di Piala Dunia, kata Schaller, bisa ditularkan kepada pemain lokal, terutama penggawa muda.

“Pemain muda Indonesia bisa belajar banyak dari marquee player yang sudah berpengalaman di dunia sepakbola. Itu hal positif yang bisa diambil dari kebijakan baru PSSI ini. Tapi pastinya biaya yang dikeluarkan suatu klub tidak sedikit untuk mendatangkan seorang pemain dengan label bintang dunia,” ujar Schaller.

(Visited 351 times, 6 visits today)
Editor: Hanif Marjuni