Offside.co.id

El Loco: Semua Ini Karena Allah, Keluarga dan Aremania

Senin 6 Maret 2017 18:48 WIB

Offside.co.id – Cristian Gonzales tampil menggila kemarin (5/3) malam saat menggilas Semen Padang dengan mencetak lima gol. Torehan gol tersebut, selain membawa Arema FC lolos ke Final Piala Presiden 2017, juga membawa pemain berjuluk El Loco tersebut menjadi top skorer sementara Piala Presiden dengan 7 gol.

Menanggapi hal tersebut, Gonzales mencoba merendah. Ia pun membeberkan kekuatan yang mendorongnya untuk bisa tampil ‘gila’.

“Pertama memang Allah SWT. Kedua keluarga saya. Dan terakhir Aremania. Melihat penuh, mereka tahu kalau kita butuh dukungan,” ujar Gonzales kepada Offside.co.id, Senin (6/3).

Penuhnya Aremania, lanjut Gonzales, membuat dia dan pemain lainnya tampil penuh semangat. Dan hal itu pula yang membuat optimis bisa meraih kemenangan walau sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

Pemain naturalisasi tersebut juga tidak menargetkan berapa gol yang ingin ia cetak di setiap pertandingan. Terpenting bagi Gonzales bisa membawa Arema menang.

“Tidak ada target, yang penting menang. Saya bilang kepada pemain, saat keluar ke lapangan, bermain santai dan sabar. Pasti bisa menang,” lanjut seorang Mualaf ini.

Pada setiap pertandingan, dia dan keluarganya juga tak lupa berdoa untuk kemenangan tim. Terlebih kemarin, ia pun langsung sujud syukur setibanya di rumah.

“Sebelum pertandingan memang kemarin dzikir saja. Tapi setelah pertandingan sholat dua rakaat dan sujud syukur,” ucapnya.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

Ditambahkan istri Gonzales, Eva Siregar, dengan mencetak lima gol di satu pertandingan, pemilik nama Islam, Mustafa Habibi tersebut juga berharap regulasi pembatasan umur di setiap klub bisa dikaji ulang.

Pasalnya, sang suami membuktikan dengan umur yang hampir berkepala empat, ia masih subur dalam urusan mencetak gol.

“Itu menghambat karir suami saya. Termasuk pelanggaran HAM. Umur itu hanya angka. Kalau pemain masih bisa berkontribusi besar terhadap klub kenapa harus dibatasi. Saya minta dikaji ulang lah,” pungkasnya. (FM)

(Visited 265 times, 5 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid