Offside.co.id

Gubernur Jabar Yakin Persib Tak Akan Terdegradasi

Senin 6 November 2017 18:01 WIB

Offside.co.id – Aksi Walk Out (WO) Persib Bandung saat laga menghadapi tuan rumah Persija Jakarta yang terhenti saat kedudukan 1-0 di Stadion Manahan Solo, Jumat (3/11) lalu, sangat disayangkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Menurut gubernur yang akrab disapa Aher ini, tindakan Persib memperlihatkan mereka seperti tidak siap menerima kekalahan.

Sebagaimana ramai diberitakan, Persib enggan melanjutkan pertandingan melawan Persija ketika tim “Macan Kemayoran” unggul 1-0 berkat gol penalti Bruno Lopes di menit ke-75. Keengganan tim “Maung Bandung” terjadi pada menit ke-84 saat pemain belakang mereka Vladimir Vujovic diusir wasit akibat kartu merah.

Tindakan wasit asal Australia Evan Shaun Roberts memberikan kartu merah kepada Vujovic langsung direspons oleh kubu Persib dengan meninggalkan lapangan pertandingan. Mereka tak mau melanjutkan laga karena merasa dirugikan. Sebelumnya Persib sempat protes ketika gol Ezequil N’Dousell yang sudah mengenai jaring gawang dianulir oleh wasit yang menilai bola belum melewati garis gawang.

Menurut Aher, saat beramah tamah dengan para wartawan yang tergabung dalam Depok Media Center (DMC) di Depok, Minggu (5/11),  Persib hendaknya segera melakukan evaluasi terkait masalah tersebut, dan juga masalah lainnya secara keseluruhan. Dia juga menilai mungkin ada hal-hal yang membuat kubu Persib WO karena merasa dicurangi. Walaupun dia pribadi tetap tak setuju jika Persib melakukan aksi mogok main.

Aher juga mendengar informasi soal peraturan Liga bahwa akibat dari aksi tak mau meneruskan pertandingan membuat Persib kini terancam terlempar ke Liga 2 alias degradasi. “Tapi, menurut saya, itu tidak akan terjadi. Bukannya berandai-andai, saya optimistis sikap walk out itu tak akan mendegradasikan Persib,” kata Aher yang dalam acara ini didampingi oleh Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.

Tentang evaluasi yang sebaiknya dilakukan Persib, kata Aher, mengingat hasil yang diraih tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu jauh dari target yang ditetapkan sebelumnya. Padahal ekspektasi para bobotoh setia Persib terhadap tim ini sangat tinggi, apalagi materi pemain yang dimiliki “Maung Bandung” terbilang lengkap dan menunjang untuk bersaing di pentas Liga 1.

“Tapi saya tidak mau membahas soal teknis. Itu urusan pelatih lah. Evaluasinya lebih kepada manajemen tim supaya ke depan Persib dapat meraih prestasi labih bagus lagi. Sebelumnya prestasi Persib kan oke. Mereka pernah berhasil meraih juara ISL dan Piala Presiden,” Aher memaparkan.

Pada musim pertama Gojek Traveloka Liga 1 ini catatan yang dibuat Persib bisa dikatakan jauh panggang dari api. Persib terpuruk di posisi ke-12 dengan raihan poin 41 hasil dari 9 kali menang, 14 seri, dan 9 kalah. Persib masih menyisakan dua pertandingan lain sebagai penutup perjalanan mereka di Liga 1 melawan tuan rumah Pusamania Borneo FC (8/11) dan meladeni tamunya Perseru Serui (12/11). (KS)

(Visited 219 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo
Powered by Live Score & Live Score App