Offside.co.id

Hati-hati Timnas! Waspadai “Teror” dan Kartu Kuning

Minggu 20 Agustus 2017 07:01 WIB

Offside.co.id – MINGGU (20/8) sore ini, Tim nasional Indonesia akan kembali bertarung di babak penyisihan grup B SEA Games XXIX, Kuala Lumpur. Di atas kertas, Hansamu Yama dan kawan-kawan tidak akan mengalami kesulitan untuk menggulung Timor Leste. Tapi, Luis Milla sang arsitek, hendaknya waspada dari segala kemungkinan.

Kemungkinan paling penting adalah tentang tiga pemain yang terkena kartu kuning (KK). Hansamu, Evan Dimas, dan Muhammad Rezaldi untuk diwanti-wanti agar tidak menjadi kedala di laga ke-4 melawan Vietnam nanti.

Kesebelasan Vietnam saat melawan Timor Leste, dua tim yang akan menjadi lawan Indonesia. (Foto: Zureehan Zakaria/MASOC)

Peran ketiganya sangat sentral di tim, untuk itu, jika ada pihak-pihak yang menginginkan Indonesia kalah, maka ketiganya harus diistirahatkan. Ketiganya bisa dipancing untuk melakukan hal-hal yang akhirnya membuat KK kedua menimpa. Dengan KK kedua, maka ketiganya tidak bisa turun satu pertandingan.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

Jika hal itu sampai terjadi, maka Vietnam bukan tidak mungkin bisa mengatasi kita. Selain itu, peluang kita menjadi sangat berat. Mudah-mudah Milla, Hendri (manajer tim), para pemain, khususnya ketiga pemain kita itu, segera menyadari posisinya hingga kendala besar tidak terjadi.

 

Teror
Menurut sang manajer, timnya sudah mengalami ‘teror’. “Saya tidak ingin menuduh, tapi kami merasakan itu,” kata sang manajer. “Bayangkan, mobil yang disiapkan panpel (Masoc) tiba-tiba mogok. Kami terpaksa sewa mobil di jalanan,” katanya lagi.

Selain itu, timnas juga kesulitan lapangan untuk latihan. Jadi, jika ada perasaan terteror, ya bisa dimengerti.

Nasib beberapa cabor juga demikian. Ada cabor yang ingin berlatih, tapi sopirnya tak tahu tempat tujuannya. Atau tim renang yang terpaksa harus menunggu di luar airport lebih dari satu jam karena mobil jemputan, lagi-lagi mogok.

Timnas Indonesia di SEA Games 2017 Malaysia.
(Foto: Adam Aidil/MASOC)

Untuk itu, bagian umum tim CDM, Wailan Walalangi atas perintah CDM, DR. Aziz Syamsuddin, terpaksa menyewa mobil-mobil lain.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

Suasana ini, kebetulan atau tidak, disengaja atau tidak telah meneror perasaan atlet. Apakah ini bagian dari pihak-pihak tertentu atau tidak, tak seorang pun tahu.

Kembali ke laga ke-3 yang akan segera berlangsung, Milla hendaknya mampu mengantisipasi semua ini. Untuk itu, Milla pasti telah memiliki strategi khusus. Kesempatan untuk meraih tiga poin atas Timor Leste tidak boleh disia-siakan. Bahkan seharusnya bukan hanya tiga poin, tapi kemenangan besar pun harus bisa dicapai.

Menekan dan bermain cepat hendaknya juga diterapkan untuk menggedor semua lini sang lawan. Mudah-mudahan harapan kita bisa jadi kenyataan…

(Visited 167 times, 3 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo