Offside.co.id

Imbangi Persija, Langkah Arema Semakin Berat

Sabtu 11 Februari 2017 22:11 WIB

Offside.co.id – Arema FC harus berbagi poin dengan Persija Jakarta dalam lanjutan pertandingan grup 2 Piala Presiden 2017. Dalam pertandingan tersebut, Arema meraih hasil imbang 1-1. Dengan demikian langkah Arema untuk bisa lolos dari fase grup semakin berat.

Arema tertinggal lebih dulu berkat pemain asing Persija, Jhonatan Bernando saat berhasil membobol gawang kawalan Kurnia Meiga pada menit 9. Namun Arema tak mau menyerah. Terus menekan, Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan keras Cristian Gonzales menit 22.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso mengaku puas melihat performa Ahmad Bustomi dkk. Meski tidak meraih poin penuh, Aji menilai permainan anak asuhnya sudah sesuai instruksi.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

“Pertandingan yang menarik. Kami memang tidak menang tapi mereka bermain sesuai intruksi saya,” ujar Aji.

Aji juga memuji kualitas Andritany yang menjaga mistar gawang Persija. Peluang emas Gonzales pada menit 81 berhasil dimentahkan oleh Andritany. “Andritany memang bagus. Peluang kita dari Gonzales bisa dihalau. Kita kurang beruntung,” lanjutnya.

Dengan hasil imbang ini, posisi Arema untuk lolos masih belum aman. Aji berharap di pertandingan selanjutnya, Arema wajib meraih kemenangan.

“Kami akan fight. Kami ingin lebih agresif,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco juga tidak terlalu kecewa dengan hasil imbang melawan Arema. Dalam pertandingan melawan Arema, Teco, sapaan akrabnya, menurunkan tujuh pemain yang beda dari pertandingan sebelumnya.

BACA JUGA :   Modric Bawa Kroasia Ungguli Nigeria

Selain itu, ia juga memuji kualitas pemain asing anyar, Jhonatan Bernando yang bisa mencetak gol pada penampilan pertamanya.

“Sangat bagus. Dia sangat kuat. Semoga itu menjadi motivasi dia untuk tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya,” ucap Teco.

Kebobolan satu gol di babak pertama juga menjadi poin evaluasi Teco. Untuk sekarang, Teco memaklumi timnya kebobolan karena kesalahan pemain. Namun jangan sampai terulang saat kompetisi resmi.

“Kebobolan karena konsentrasi pemain turun. Sekarang tidak masalah. Tapi kalau kompetisi jangan sampai seperti itu lagi,” pungkasnya. (FM)

(Visited 127 times, 2 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid