Offside.co.id

Arema Masih Kesulitan Melawan Tim Bertahan

Rabu 27 Juli 2016 09:46 WIB

Offside.co.id – Arema Cronus kembali menelan hasil imbang saat melawan Barito Putera pada lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di stadion Kanjuruhan.

Arema masih kesulitan saat melawan tim yang bermain bertahan. Pelatih Arema, Milomir Seslija menganggap hal yang biasa jika bermain di kandang sendiri dan memperoleh hasil imbang. Milo menilai, baru kali ini tim Barito Putera bermain bertahan.

“Barito bermain membosankan karena menumpuk 10 pemain di belakang. Namun di sepak bola tak ada aturan baku sebuah tim ingin bermain bertahan atau menyerang. Saya apresiasi pemain yang berjuang keras membongkar pertahanan barito,” ujar Milo.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

Milo berjanji pada pertandingan melawan PS TNI, Minggu (31/7) besok, timnya akan bermain lebih baik. “Maitimo dan Hendro bisa bermain lagi, pertandingan selanjutnya akan lebih baik,” ucap Milo.

Hendro Siswanto yang kembali bermain usai cedera mengaku tak bermain 100 persen. Trauma akan cedera masih mengganggu konsentrasinya. Senada dengan Milo, Hendro mengaku kesulitan membongkar pertahanan Barito yang solid. “Masih sulit menyerang ketika lawan bermain bertahan. Semoga ada solusi untuk itu,” ungkap Hendro.

Sementara itu, Pelatih Barito Putera, Mundari Karya mengaku terpaksa menggunakan taktik bertahan saat melawan Arema. Kehilangan banyak pemain intinya menjadi alasan utama Mundari menumpuk 10 pemain di belakang.

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

“Kami meengambil resiko yang besar ketika bermain bertahan dan baru kali ini kami bermain seperti ini. Saya mengapresiasi pemain yang bermain disiplin,” katanya.

Kiper Barito Putera, Aditya Harlan, mengaku beruntung bisa mencuri poin di kandang Arema meskipun tim berjuluk Singo Edan membuat banyak peluang. (FM)

(Visited 185 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid