Offside.co.id

Jamu Mitra Kukar, Arema Ingin Hapus Rekor Buruk

Jumat 30 September 2016 09:12 WIB

Offside.co.id – Arema Cronus merasa optimis untuk laga nanti (30/9) malam melawan Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Kota Malang dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Kembalinya Raphael Maitimo dan Johan Alfarizi menambah kekuatan tim Arema yang sebelumnya absen saat melawan Bhayangkara FC.

Apiknya penampilan Marcio Teruel dan Nick Kalmar menambah daya gedor Arema. Dalam pertandingan nanti, Arema bakal mengisyaratkan penerapan strategi yang berbeda menghadapi tim Naga Mekes, julukan Mitra Kukar. Arema bakal memiliki jendral lapangan tengah yang solid jika Esteban Vizcarra, Marcio Teruel, Nick Kalmar dan Raphael Maitimo diturunkan secara bersamaan.

Namun, Arema kini dibayangi rekor buruk yang tidak pernah menang melawan tim besutan Jafri Sastra tersebut. Asisten Pelatih Arema Cronus, I Made Pasek Wijaya optimis timnya akan bisa mengalahkan Mitra Kukar. Tim pelatih sudah mempelajari gaya bermain lawan saat jeda kompetisi lalu.

“Coach Jafri merupakan pelatih yang jeli dengan kelebihan kami. Mitra punya pemain yang lengkap, bisa bermain bola pendek dan bola panjang. Serangan balik mereka juga berbahaya. Kita sudah antisipasi itu semua,” ujar Made.

Ditambahkan Made, sosok dua pemain asing baru Mitra Kukar juga menjadi fokus Arema Cronus yaitu Felipe Dos Santos dan Victor Hererra. Dirinya menilai masuknya dua pemain tersebut di putaran kedua ISC A membuat Mitra Kukar tidak terkalahkan selama tiga kali berturut-turut. “Mereka bisa menjadi pembeda Mita Kukar di putaran kedua. Kami waspadai itu,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra mengakui timnya sudah siap menghadapi Arema. Jafri juga telah siap untuk meredam gaya bermain agresif Arema Cronus.

“Kami siap semuanya. Kita juga siapkan strategi menghadapi agresifitas pemain Arema,” ujarnya.

Mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut tak terlalu memikirkan rekor kemenangan di awal putaran kedua ISC dan melawan rekor melawan Singo Edan. Jafri beralasan, Arema yang saat ini sudah berbeda dengan yang dulu.

“Kami tidak peduli dengan rekor kami. Yang saat ini adalah fokus ke Arema. Arema telah banyak berubah di putaran kedua,” tutup Jafri. (FM)

(Visited 224 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid