Offside.co.id

Mobil Ofisial Madura United Dilempari Batu

Sabtu 3 September 2016 18:16 WIB

Offside.co.id – Peristiwa kekerasan antar suporter sepak bola kembali terjadi. Kali ini, kaca bus rombongan suporter dan mobil ofisial Madura United pecah akibat terkena lemparan batu dari oknum lemparan suporter lain di daerah Lawang ketika perjalanan pulang menuju Madura.

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak memancing keributan antar suporter. Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera juga menjadi korban saat menumpang mobil ofisial MU, namun selamat dan bisa meneruskan perjalanan pulang.

General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo, sangat menyayangkan tragedi tersebut. Dirinya mendapat info kejadian tersebut pada pukul 01.00 WIB dini hari. Namun Arema Cronus menolak jika pihak Madura United meminta ganti rugi.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

“Kalau kejadian tersebut terjadi di sekitar stadion dan terjadi pada 90 menit pertandingan, kami berani bertanggung jawab mengganti karena itu kewajiban Panitia Pelaksana. Tetapi kalau kejadian seperti itu, sudah jauh dari stadion ya kita menolak,” ujar Ruddy.

Ruddy mengklaim, Arema Cronus sendiri juga sering mengalami kejadian serupa ketika timnya bermain di daerah Jawa Timur. “Arema juga sering seperti itu tapi kami ya tidak minta ganti rugi, kita menanggung sendiri konsekuensinya,” ucapnya.

BACA JUGA :   Modric Bawa Kroasia Ungguli Nigeria

Bumbu-bumbu perselisihan antar suporter MU dan Arema Cronus bermula dari dalam stadion ketika MU bisa menyamakan kedudukan. Namun hal tersebut bisa ditenangkan oleh sejumlah aparat kepolisian dan beberapa suporter Arema. “Kita sebernarnya juga tidak tahu akar masalahnya apa, tapi tidak ada sejarah perselisihan antara suporter Arema dan MU. Damai lagi saja,” tutup Ruddy. (FM)

(Visited 382 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid