Offside.co.id

Saatnya Kabau Sirah Mudo Bangkit

Sabtu 3 September 2016 14:53 WIB

Offside.co.id – Gagal di dua pertandingan tandang pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A U-21, tentu bukanlah berarti kiamat. Sebaliknya pertandingan kandanglah yang harus dimaksimalkan untuk meraih kemenangan. Setidaknya hal itulah yang digariskan Robby Mariandi Asisten Pelatih Tim Semen Padang U-21 menjawab pertanyaan Nofi Sastera dari Offside.co.id di sesi jumpa pers Jumat sore (2/9) kemaren.

Menurut mantan pemain Persija dan PSP Padang ini, sejauh ini Tim Kabau Sirah Mudo menurutnya sudah mempersiapkan diri dengan maksimal guna menghadapi Bhayangkara Surabaya United (BSU) U-21 di partai kandang Sabtu sore (3/9) ini. Kegagalan di dua partai tandang lalu sudah dievaluasi secara maksimal. Berbagai kelemahan juga sudah diperbaik melalui latihan.

“Menurut saya, pertandingan lawan BSU U-21 ini adalah saatnya kebangkitan bagi kita. Bicara soal peluang lolos dan memenuhi target manajemen agar kita lolos ke putaran kedua, saya melihat itu belum tertutup. Pertandingan masih banyak. Dan kita juga baru dua kali bertanding, itu pun keduanya di kandang lawan. Jadi ya, peluang kita masih ada,” tegas Robby.

Febli Gushendra, pemain Semen Padang U-21 yang juga baru mengikuti pendidikan polisi mengaku tak gentar untuk menghadapi teman-temannya dari Bhayangkara. Menurutnya sepak bola adalah sepak bola. Soal pangkat dan jabatan itu di luar lapangan.

“Jadi, di luar lapangan mungkin saja mereka atasan saya. Tapi di lapangan mereka adalah lawan saya. Dan saya bersama teman-teman, bertekad untuk mengalahkan mereka,” tegas Febli.

Pelatih BSU U-21 Yusuf Ekodono meski mengaku belum melihat permainan Semen Padang U-21, namun ia merasa tak khawatir dengan kemampuan tim. Dengan bekal sekali menang dan sekali seri, ia melihat timnya untuk menjawab target manajemen untuk bisa lolos ke putaran, juga tidak terlalu sulit.

“Syukurnya kita juga nanti akan didukung suporter Bara Mania yang biasanya selalu ada di manapun BSUbertanding. Jadi soal dukungan moral, kita tak mengkhawatirkan itu. Tinggal kini bagaimana kita bermain sebaik mungkin dan meraih kemenangan,” tambah Yusuf. (NS)

(Visited 666 times, 4 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid