Offside.co.id

Suporter Ricuh Biang Kekalahan PS TNI

Senin 28 November 2016 08:32 WIB

Offside.co.id – Pelatih interim PS TNI, Mayor CPM Miftahudin mengaku kecewa dengan ulah sejumlah suporternya sendiri. Hal tersebut dipicu insiden pelemparan botol ke dalam lapangan saat Arema Cronus menjamu PS TNI dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang berakhir 2-1 untuk kemenangan tim Singo Edan.

Sekitar menit 85, sejumlah suporter PS TNI melempar botol ke dalam lapangan karena tidak terima keputusan wasit dan membuat pertandingan terhenti beberapa saat. Para pemain dan beberapa ofisial tim PS TNI pun berupaya meredakan emosi pendukungnya. Pertandingan bisa kembali dilanjutkan meski diwarnai aksi pelemparan.

BACA JUGA :   Rusia Amankan Tiket Putaran Kedua

Akibat aksi pelemparan tersebut, Miftahuddin mengaku konsentrasi pemainnya terganggu. Alhasil, PS TNI kecolongan gol setelah Hamka Hamzah mampu mengkonversi peluang menjadi gol melalui tandukkannya.

“Jujur memang, pemain saya terganggu konsentrasinya. Kalau tak ada aksi pelemparan saya yakin pasti bisa meraih poin,” ungkap Miftahudin.

Dia memahami ada kekecewaan dari suporter, namun aksi pelemparan tetap tak dapat dibenarkan. Apalagi di menit-menit akhir merupakan menit krusial. Justru tim pada momen tersebut membutuhkan dukungan motivasi untuk pemain agar mendapat hasil bagus.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

“Saya kecewa dengan suporter saya. Silahkan mendukung tim tapi ya dengan cara yang fair play,” kata Miftahudin.

Dirinya pun berharap semua elemen tim mulai dari manajemen, tim pelatih, pemain sampai suporter bisa menjaga sportifitas. Meski demikian, dengan kejadian tersebut bisa mendewasakan suporter PS TNI kedepannya.

Pria yang menjabat pelatih PS TNI U-21 ini juga enggan mengomentari kinerja wasit yang membuat suporter melakukan aksi pelemparan botol. “No comment mas,” jawab singkat Miftahuddin. (FM)

(Visited 2.465 times, 2 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid