Offside.co.id

Kalah Dari Bhayangkara FC, PS TNI Lempar Handuk

Sabtu 11 Februari 2017 19:01 WIB

Offside.co.id – Usai sudah perjuangan PS TNI untuk bisa melanjutkan asa lolos dari grup 2 Piala Presiden 2017. Melawan Bhayangkara FC (BFC), PS TNI harus mengakui keunggulan BFC dengan skor 2-1.

Gol pertama BFC dicetak  oleh Jajang Mulyana melalui sundulan pada menit 27. Lalu, pelanggaran keras oleh BFC kepada pemain PS TNI membuat wasit menghadiahi penalti. Kapten PS TNI, Manahati Lestusen sukses mengonversi menjadi gol pada menit 37. Tak mau kendor, PS TNI terus menyerang. Justru tendangan bebas Evan Dimas berhasil menggandakan skor bagi BFC pada menit 40 menjadi 2-1.

Pelatih PS TNI, Mustaqim mengaku harapan untuk lolos ke babak selanjutnya telah tertutup. Kekalahan tersebut membuat Mustaqim melakukan evaluasi besar-besaran.

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

“Harapan kami untuk lolos sudah habis. Kami akan lakukan evaluasi,” ujar Mustaqim.

Terbatasnya talenta PS TNI membuat Mustaqim sulit menentukan pemain yang akan diturunkan. Selain itu, performa pemain aaing yang dimiliki PS TNI juga membuat Mustaqim kecewa.

“Seharusnya pemain asing bisa lebih bagus. Tapi hari ini sangat kurang. Banyaknya pemain muda juga cukup sulit,” ucapnya.

Sementara itu, pelatih BFC, Simon McMenemy menilai pertandingann hari ini sangat ketat. Pemain BFC banyak menemukann kesulitan kala berjumpa PS TNI. Namun ia puas dengan hasil yang diperoleh.

“Selalu susah lawan PS TNI. Ada sedikit tekanan karena sesama lawan tim milik militer. Tapi saya puas dengan hasil hari ini,” tutur Simon.

BACA JUGA :   Rusia Amankan Tiket Putaran Kedua

Simon juga memuji penampilan ketiga striker yang dimiliki oleh BFC. Mantan pelatih Mitra Kukar tersebut cukup sulit menentukan pilihan pemain sebagai starting eleven.

“Jajang bagus, Dendy bagus, Mukhlis juga bagus. Cukup sulit memilih tiga striker untuk menurunkan siapa yang bermain terlebih dahulu. Apalagi memilih 11 pemain. Kualitas pemain di BFC sangat bagus,” akunya.

Pelatih asal Skotlandia tersebut melihat peluang lolos timnya di grup 2 piala presiden masih terbuka lebar. Namun dirinya tetap fokus mempersiapkan timnya untuk Liga 1.

“Cukup besar untuk lolos. Tapi saya fokus untuk liga. Kalau lolos, itu sebagai bonus,” pungkasnya. (FM)

(Visited 102 times, 3 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid