Offside.co.id

Keren! Ini Dia Kostum Kebanggaan Persib dari Masa ke Masa

Jumat 3 Februari 2017 06:30 WIB

Offside.co.id – Identitas sebuah klub sepakbola di manapun di jagad ini ditandai dengan kostum atau jersey resmi mereka. Warna dan lambang klub adalah ciri khas yang akan selalu menempel. Namun demikian, tak sedikit klub di dunia yang mengubah bentuk lambang mereka tanpa menghilangkan bentuk dasar yang sudah menjadi cirinya.

Pun demikian dengan corak atau model dari kostum kebangaan klub tersebut. Berganti corak tanpa menghilangkan warna dasarnya adalah hal yang biasa, karena setiap klub tentu akan menyesuaikan dengan produk aparel yang mensponsorinya.

Akan halnya klub besar Indonesia yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat yakni Persib Bandung. Sejak berdiri tahun 1933, klub kebanggaan masyarakat Pasundan ini juga telah mengalami banyak pergantian model dan corak kostum kebesarannya. Sesuai dengan julukannya “Pangeran Biru” maka biru pun menjadi warna yang menjadi ciri khas dan identik dengan Persib.

Seperti apa kostum Persib mengalami berbagai perubahan corak dalam perjalanannya dari masa ke masa? Berikut penampakkannya seperti dikutip Offside.co.id dari infobdg.com.

 

Liga Dunhill (1994-1996)

Ketika Galatama berakhir dan mulai beralih ke Liga Indonesia pada 1994-1996, Persib menggunakan kostum berwarna biru dominan. Memiliki warna biru dan putih dibagian ketiak bawah sampai pinggang. Selain itu ada motif garis tiga yang merupakan ciri khas dari apparel asal Jerman, Adidas. Kerah dengan motif berwarna putih dan garis biru. Pada bagian dada terpampang perusahaan rokok yaitu Dunhill. Kostum ini menjadi begitu istimewa karena pada Liga Indonesia pertama inilah Persib meraih juara.

 

Liga Kansas (1996-1997)

Memasuki musim 96/97, ada beberapa perubahan mencolok dari tahun sebelumnya. Pada jersey musim ini warna keseluruhan tetap biru. Garis tiga kali ini pindah ke bagian pundak, kerah yang tadinya motif straight, kali ini berbentuk lingkaran dan berwarna putih saja. Sponsor utama di bagian dada kali ini menjadi Kansas, yang juga merupakan perusahaan rokok.

 

Liga Indonesia (1997-1998)

Pada musim 97/98 ini terdapat perubahan yang signifikan, logo Persib yang tadinya berada di dada sebelah kiri, kali ini pindah ke sebelah kanan. Jersey ini memilki warna dasar putih dengan garis vertikal berwarna biru. Kerah juga kembali dengan motif straight dengan kancing. Apparel kali ini beralih ke perusahaan olahraga asal Inggris, yaitu Reebok.

 

Liga Indonesia (2000)

Tahun 1999-2000, seragam Persib Bandung kali ini tampil dengan dua warna yang cukup dominan. Putih di bagian dada, dan ke bawah berwarna biru. Apparel Reebok kali ini terdapat pada bagian pundak, dan kerah pun menjadi  model V-neck berwarna hitam.

 

 

Liga Indonesia (2001)

Memasuki awal tahun 2000, tepatnya musim 00/01 memiliki corak yang unik. Pada jersey home yang kali ini ber-apparel Nike, terdapat maung di bagian depan seragam tim Pangeran Biru. Selain itu motif kerah straight juga menambah gagah tampilan jersey ini.

 

 

Liga Indonesia (2002-2003)

Pada awal musim 2002-2003, terdapat cerita unik seputar jersey yang digunakan Maung Bandung. Di sepanjang liga bergulir, jersey home berwarna biru muda ini lah yang digunakan. Namun bukan hasil positif yang didapat, tim kebanggaan Wargi Bandung ini justru malah selalu berkutat di peringkat bawah, bahkan sempat menyentuh zona degradasi. Hingga pada empat pertandingan sisa liga, Walikota Bandung saat itu, Aa Tarmana, menginstruksikan supaya Persib kembali menggunakan seragam berwarna biru tua. Setelah berganti warna, hasil positif dapat diraih dan Persib bisa selamat dari degradasi.

Jersey ini lah yang merupakan pengganti dari seragam Persib yang berwarna biru muda. Kali ini Persib juga berganti apparel menjadi Diadora. Warna dasar biru muda, yang merupakan warna kebesaran. Model kerah pun tetap sama dengan musim sebelumnya.  Sponsor pada bagian dada kali ini dihiasi juga oleh apparel yang berasal dari Italia.

 

 

(Visited 9.528 times, 492 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo