Offside.co.id

Kongres Batal di Makassar, Menpora Dikirimi ‘Surat Cinta’

Senin 17 Oktober 2016 17:05 WIB

Offside.com – Kongres PSSI telah dipastikan batal digelar di Makassar. Hajatan yang rencananya digelar pada 17 Oktober 2016 itu pun, dipindah di Jakarta pada 10 November 2016. Perubahan jadwal itu menyusul sikap Menteri Pemuda dan Olahraha (Menpora) Imam Nahrawi yang tak memberi rekomendasi bila hajatan itu digelar di ibu kota Sulsel itu.

Perubahan itu pun bikin publik Makassar dan Sulawesi Selatan kecewa berat.Seorang warga Makassar menulis surat terbuka untuk Menpora. Sampai saat ini, surat itu telah menjadi viral.

Berikut isi surat salah satu warga Makassar untuk Menpora.

BACA Jangan Sampai Ada Dua Kongres PSSI

Kepada Imam Nahrawi,

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

Assalamualaikum, Pak Imam. Saya berharap pagi ini Anda tidak sedang flu. Televisi menampilkan Anda sedang di Bandung, kemarin. Di bawah terik matahari, menekan tombol yang menandai dimulainya Peparnas. Jika tak cukup vitamin, virus sungguh musuh.

Saya seseorang di Makassar. Hari ini harusnya saya di bandara, memelototi satu per satu wajah yang muncul dari pintu kedatangan. Ratusan orang yang selama ini saya lihat di siaran-siaran sepak bola, akan berkunjung ke kota kami. Saya paling menantikan Kurniawan Dwi Julianto.

Sebuah tongsis sudah saya siapkan untuk itu. Fotonya akan saya pajang di ruang tamu. Dalam frame yang mungkin 5 atau 10 R.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

Tetapi semua batal. PSSI tidak jadi berkongres di Makassar. Keringat anak-anak muda yang menjadi panitia, sia-sia adanya. Karpet merah digulung. Kebanggaan yang kami rencanakan berubah jadi kecewa. Koran-koran yang menyediakan space di halaman satu mesti mengubah listing.

Nama Anda, Imam Nahrawi, lalu menjadi yang paling ramai diketik di Google. Orang-orang penasaran sosok hebat itu. Yang hanya seorang diri tetapi sanggup mem-veto keputusan yang lahir dari banyak kepala.

BACA Kongres PSSI Tetap di Makassar, Bukan Jakarta!

(Visited 3.901 times, 3 visits today)
Editor: Hanif Marjuni