Offside.co.id

Kritik PT. LIB, Suporter Bali Kenakan Baju Hitam

Senin 13 November 2017 15:40 WIB

Offside.co.id – Hal menarik terjadi di laga penutup Gojek Traveloka Liga 1  antara Bali United melawan Persegres di Stadion I Wayan Dipta, Minggu (12/11).

Suporter Bali United mencoba mengkritik operator Liga 1 – PT. Liga Indonesia Baru (LIB) –  dengan mengenakan baju hitam. Ini hal yang tak biasa, karena suporter tim berjulul “Serdadu Tridatu” itu identik dengan warna merah sesuai jersey kandang klub kebanggaan mereka.

Kritikan atas keuntungan yang didapatkan Bhayangkara FC setelah menang Walk Out (WO) melawan Mitra Kukar. Kejadian tersebut membuat Bali United tertinggal dalam perebutan gelar juara Liga 1.

Pentolan salah satu elemen suporter Bali United, Brigaz,  Suharta mengatakan, “Ini kesepakatan kami seluruh elemen suporter. Dengan menggunakan baju berwarna hitam, kami ingin menunjukkan aksi untuk matinya fair play di Liga 1.”

Seluruh elemen suporter Bali United yang mengenakan baju hitam antara lain Semeton Dewata, Brigaz Bali, Buldog Bali, Curva sud Bali United, Black East Famiglia, dan North Side Boys.

Meskipun para suporter mengenakan baju hitam, para pemain Bali United tetap menggunakan jersey berwarna merah karena enggan larut dalam kesedihan.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Dilansir dari laman resmi klub Bali United, tim asuhan Widodo C Putro ini sukses menutup kiprah mereka di Liga 1 dengan dengan kemenangan 3-0 atas Persegres Gresik United. Tiga gol dicetak Marcos Flores di babak pertama dan sepasang gol Sylvano Comvalius di babak kedua.

Dengan hasil ini maka Bali United menutup Liga 1 di peringkat dua klasemen sementara dengan poin 68. Jumlah yang sama dengan koleksi poin juara Bhayangkara FC. Hanya saja Irfan Bachdim dan kawan-kawan kalah head to head dengan Bhayangkara yang dinobatkan sebagai kampiun.

Seisi Stadion Kapten I Wayan Dipta bergemuruh pada menit 21 setelah tendangan keras Marcos Flores sukses membobol gawang Persegres. Bola sempat menyentuh pemain belakang Persegres dan sedikit berubah arah sehingga sulit antisipasi kiper Persegres.

Pada menit ke- 43 dan 44, Bali United sukses memperoleh dua peluang lewat Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly. Namun sayang kedua peluang tersebut tidak membuahkan gol untuk tim Serdadu Tridatu. Skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Di babak kedua situasi tidak banyak berubah. Bahkan tim Serdadu Tridatu langsung mampu memperbesar keunggulan pada menit ke-48. Kali ini Comvalius menunjukkan kelasnya setelah dengan tenang membobol gawang Persegres untuk yang kedua kalinya.

Serdadu Tridatu akhirnya sukses memperbesar keunggulan. Kembali Sylvano Comvalius yang berhasil mencetak gol keduanya di laga kali ini lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Usai laga, pelatih kepala Bali United, Widodo mengatakan bila di laga terakhir musim ini, dirinya sama sekali tidak mematok kemenangan besar untuk timnya. Ia hanya ingin para pemainnya mampu memenangkan pertandingan dan bisa menutup musim dengan kemenangan.

“Jujur saya tidak menargetkan tim ini menang dengan skor besar pada pertandingan kali ini. Saya hanya ingin tim ini menang, happy ending dan tidak ada pemain yang cedera,” ujar Coach Widodo. (ardi/mg)

 

 

(Visited 84 times, 6 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo