Offside.co.id

Buntut Rusuh di Malang, Gomez Tunggu Komdis

Senin 16 April 2018 15:10 WIB

Offside.co.id – Laga Arema FC kontra Persib Bandung dalam lanjutan Gojek Liga 1/2018 yang berujung rusuh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4) malam, menyisakan pekerjaan bagi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, yang menjadi korban setelah keningnya mengalami cedera, kini menunggu keputusan Komdis PSSI soal kerusuhan tersebut. “Itu menjadi urusan komisi disiplin karena kemarin penonton masuk ke dalam dan itu bukan urusan kami. Kemarin semua orang bisa masuk ke lapangan dan itu sangat berbahaya,” ujar Gomez di Bandung, seperti dilansir dari Antaranews, Senin.

Gomez mengatakan, Komdis harus bersikap adil dalam menyelesaikan masalah. Hal itu berkaca pada kasus kapten tim, Supardi, yang diganjar hukuman larangan bermain di empat pertandingan oleh sebab tak jelas. Namun ia tidak akan mendesak Komdis hanya menunggu keputusan apa yang akan diambil, sembari melakukan persiapan tim jelang lawan Borneo FC pekan ini di Bandung.

“Bagi kami sekarang adalah mempersiapkan untuk pertandingan berikutnya melawan Borneo,” kata dia.

Dalam kerusuhan kemarin, Gomez bahkan menjadi korban dan mendapatkan luka di dahi akibat lemparan. “Itu tidak cukup bagus tapi tidak masalah, masalahnya kami tidak suka kekerasan, karena ini sepakbola. Tidak ada (korban lain), karena kami bisa dengan cepat meninggalkan lapangan,” katanya.

Disinggung soal akan melaporkan kasus tersebut ke federasi, Gomez menyatakan hal itu merupakan tanggung jawab klub. Sementara tugas pelatih dan pemain hanya mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya.

“Ini tugas dari klub, mereka yang harus bicara dengan federasi atau pihak lain. Tapi bagi kami lebih penting untuk melakukan persiapan menghadapi laga berikutnya. Mungkin manajemen kami harus bicara dengan federasi soal kejadian ini dan itu bukan urusan kami, tugas kami hanya bermain sepakbola,” kata dia. (KS)

(Visited 26 times, 26 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo