Offside.co.id

Kehabisan Bensin, Penyebab Persebaya Ditahan Madiun Putra 1-1

Jumat 21 April 2017 08:04 WIB

Offside.co.id – Tampilan perdana Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 2 mengecewakan Bonek. Tim berjuluk Green Force hanya bisa meraih satu poin dari Madiun Putra.

Tim asuhan pelatih asal Medan berdarah Aceh Iwan Setiawan ini, ibarat kehabisan bensin di babak kedua. Power dan performa timnya masih labil. Ini yang membuat mereka kehilangan poin di kandang, Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis malam.

Hasil imbang 1-1 itu tak hanya mengecewakan Bonek. Iwan sendiri di hadapan awak media mengakui secara jujur seharusnya Persebaya kalah.

“Hasil seri ini harus kami syukuri. Kalau melihat penampilan anak-anak tadi, kami bisa kalah. Untungnya, Allah masih memberi kami yang terbaik,” aku pelatih bersongkok ini.

BACA JUGA :   Hattrick Ronaldo Selamatkan Portugal

Sejak menit awal, Persebaya memang langsung menggebrak. Melalui serangan yang dibangun dari tengah dan melebar ke sayap pertahanan Madiun Putra, anak asuh Iwan sempat memperoleh tiga peluang emas.

Namun lantaran eksekusi Irfan Jaya, Oktafianus Fermando dan Abdul Aziz lemah, gawang Madiun yang dikawal Ricky Fajar tak terkoyak. Pada menit ke-16 justru gawang Dimas Galih Pratama jebol setelah striker Madiun, Purniawan, berhasil memanfaatkan serangan balik.

Sebelas menit kemudian Persebaya baru menyamakan kedudukan lewat gol Misbakus Solihin lewat tendangan voli.

Pada babak kedua, pola permainan kedua tim mulai kendor. Stamina pemain yang di babak pertama mampu tampil force, mulai mengendur. Loyo! Terutama pemain tuan rumah.

“Mereka nervous. Power anak-anak tidak keluar dan gagal menjalankan instruksi pelatih hingga performa tim tidak kelihatan,” jelas Iwan kepada Abdul Muis dari Offside.co.id.

Iwan menyadari pemainnya yang rata-rata masih berusia muda, tidak bisa diharapkan terlalu dini agar bisa tampil seperti senior-senior sebelumnya.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

“Masih butuh waktu. Ini pengalaman perdana dan saya harus bertanggungjawab atas kegagalan ini,” tegasnya.

Iwan juga meminta maaf kepada Bonek karena gagal memberikan kemenangan dan penampilan tim yang diharapkan. Karena itu, di laga berikutnya, ia akan meminta bantuan tim psikolog yang sudah dihadirkan manajemen untuk membangkitkan semangat anak asuhnya.

(Visited 73 times, 3 visits today)
Editor: Sigit Nugroho