Offside.co.id

Banjir Kecaman Sekaligus Dukungan, Ini Klarifikasi Goran!

Kamis 4 Mei 2017 12:03 WIB

Offside.co.id – Perilaku tidak profesional pemain asing Persegres Gresik United, Goran Ganchev, membuatnya jadi bulan-bulanan di media sosial. Ia pun membuat klarifikasi.

Dari respon Goran lewat akun Instagram yang dia unggah pada tengah malam, Kamis (4/5/2017) sekitar pukul 00.30 WIB, tampak jika ia merenungi sikap buruknya.

Rasa kesal dan emosi yang meledak di dada Goran seusai pemain Persib, Billy Keraf, mencetak gol pada menit 92 alias injury time, berganti sesal.

Lewat akun Instagram, pemain asal Makedonia itu memohon maaf atas tindakannya meninggalkan lapangan sebelum peluit akhir berbunyi. Para pemain GU saat itu celingukan, apalagi sang pelatih, Hanafi.

 

Sekalipun sudah meminta maaf dengan memberikan klarifikasi dan alasannya, toh beberapa fans tetap mengecam dia.

BACA JUGA :   Arsenal Tertahan, Wenger Keluhkan Wasit

Fauzi Sofiyan menyebut, “Meninggalkann lapangan, membiarkan teman-teman berjuang sendiri di sisa pertandingan bukan jiwa ksatria. Giras sampai akhir! Sementara Rafael Irdhan bilang: “Gak usah main bola kalau gak mau kekalahan.”

Namun yang tetap menyemangati Goran juga tidak sedikit. Bahkan dari Aremania. Maklum, Goran juga pernah berkostum Singo Edan. Ia juga dikenal punya nilai human tinggi.

Misalnya, bergaul dengan masyarakat. Goran amat dengan dengan pemain. Ucapan duka pun pernah ia unggah saat kiper Arema Ahmad Kurniawan wafat.

Goran kini menanti keputusan manajemen GU sebab Hanafi enggan menanggapi lebih jauh. Ia bahkan sempat berniat melanjutkan laporan sikap tak sportif pemainnya ke Komisi Disiplin, meski itu merugikan tim. Tanpa Goran, kekuatan GU akan berkurang.

BACA JUGA :   Minim Bermain, Kongolo Siap Tinggalkan Monaco

“Sebagai pemain profesional, seharusnya dia sadar. Ada kalah-menang. Itulah sepakbola, menit-menit terakhir​. Dia harusnya memberi contoh pada para pemain muda. Saya serahkan ke manajer, bahkan ke Komdis PSSI,” ujar Hanafi dengan nada kecewa.

Alasan Goran yang tak bisa menerima kekalahan di injury time juga tak bisa diterima Hanafi dan tim pelatih GU.

“Sebagai bobotoh Persib, saya bisa mengerti kekecewaan Goran. Kami juga pernah merasakan saat Persib yang unggul 2-0 disamakan PS TNI 2-2 di menit-menit akhir,” ujar pria dengan nama akun A.Kardians95. (SN)

(Visited 477 times, 5 visits today)
Editor: Sigit Nugroho