Offside.co.id

PS TNI Brutal, Ada Sentilan Bikin Satpol PP dan Densus FC

Selasa 16 Mei 2017 08:45 WIB

Offside.co.id – Belum hilang dari ingatan kasus pemain PS TNI, Abduh Lestaluhu, yang memukul pemain PS Bhayangkara, kini malah sang kapten, Manahati Lestusen, mencekik pemain PSM.

Sanksi tak boleh bertanding dalam 5 lama bagi Abduh, ternyata tak membuat efek jera bagi Manahati. Insiden terjadi Senin, (15/05/17) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Ketika terjatuh dalam sebuah insiden dengan pemain asing PSM asal Belanda, Marc Anthony Klok, Manahati emosional. Saat Klok akan membantunya berdiri, Manahati tampak merespon dengan gerakan mencekik. Insiden ini pun jadi viral.

Sentilan nyelekit berhamburan dari publik sepak bola nasional. Pemilik akun IG Abidinsetiawan menyentil dengan standar, “Harusnya ia menjadi contoh sebagai pemain timnas, sekaligus sebagai aparat.”

Senada, Dianoges menyebut, “Kami tidak bangga timnas diperkuat pemain brutal seperti ini, hanya membuat jelek timnas di mata negara lain.”

BACA JUGA :   Tidak Benar Timnas Sepakbola Kehabisan Makanan

“Musim depan harus ada tim Satpol PP FC, Brimob FC, dan Densus FC. Biar lebih greget,” ledek pemilik akun Muhammad_azhar23. “Atau PSK Persatuan Sepakbola Karate. Biar lebih greget lagi,” imbuh Imam_asruli.

Pelatih PS TNI, Ivan Kolev menyatakan bakal menasihati Manahati. “Mungkin yang pertama saya kasih obat, Manahati. Dalam sepak bola memang emosi tinggi sekali. Paling bagus kalau pemain bisa mengontrol emosi,” ucap Kolev setelah pertandingan.

“Emosi dapat mengganggu penampilan mereka. Untuk masalah ini saya harap mereka bisa menahan diri,” tambah Kolev.

Komentar Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, jelas tajam atas kinerja wasit Handri Kristanto. Walau wasit mengeluarkan 7 kartu kuning untuk PS TNI dan dua untuk PSM, itu belum mencerminkan laga dengan aturan baku.

BACA JUGA :   Bale Gemilang, Real Madrid Menang

“Pemain lawan memukul pemain PSM, wasit tak memberi kartu. Terakhir, pemain lawan menangkap bola dengan tangan. Ini semua di luar laws of the game. Saya tidak tahu lagi, apakah saya yang bodoh dan tidak tahu tentang aturan sepakbola atau bagaimana,” kata pelatih asal Belanda itu.

Toh lewat Media Officer PSM, Andi Widya Dyadzwina, Alberts tetap menyampakan ucapan selamat untuk PS TNI yang menang 2-1 atas PSM.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, yang berlatar-belakang TNI, tak luput jadi sasaran kritik netizen seperti tertuang di Troll Football. Edy pun tampaknya paham. Tinggal publik menunggu aksi tegasnya. (SN)

(Visited 1.156 times, 14 visits today)
Editor: Sigit Nugroho