Offside.co.id

PSM vs Arema, Berapa Kartu Kuning atau Merah?

Rabu 10 Mei 2017 12:36 WIB

Offside.co.id – Laga panas akan tersaji kala PSM menjamu Arema Malang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (10/5/2017).

Sama-sama identik dengan permainan keras dan cepat, kedua tim nyaris mirip dalam berbagai hal. Kartu kuning atau merah, kerap diobral wasit untuk laga sarat gengsi seperti ini.

Seperti halnya tuan rumah PSM, tim Singo Edan juga ingin mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga pekan kelima Liga 1.

Pemenang laga ini juga sekaligus juga bakal merebut puncak klasemen sementata dari tangan Persib Bandung. Pantas jika kedua tim ngotot menang.

Kubu tamu masih punya target lain lain, yakni menjaga rekor clean sheet. Sebaliknya, sedangkan, tim Juku Eja ingin mematahkan rekor tersebut.

“Kami bangga pada musim ini bisa mematahkan rekor Perseru yang tidak pernah kalah di kandang mereka, Stadion Morora, Serui. Kami akan coba buat rekor baru dengan membobol Arema,” tegas pelatih PSM, Robert Alberts.

Namun Robert mengaku tak mudah membobol gawang Kurnia Meiga. Pasalnya, M. Rahmat dkk harus melewati lini belakang Singo Edan yang dikenal tangguh, agresif, dan tak kenal kompromi.

BACA JUGA :   AC Milan Melaju Ke-8 Besar Piala Italia

Sudah begitu, lini depan Arema juga maut dengan kehadiran bomber muda enerjik Dedik Setiawan dan si gaek Cristian Gonzales.

PR tuan rumah bertambah setelah mesin gol impornya, Reinaldo Elias da Costa, belum dinyatakan siap tempur. Ia sempat cedera di laga away kontra Perseru Serui.

Dari kubu Arema, sang pelatih Aji Santoso juga pasang target tinggi, tak peduli mereka main di stadion yang juga dikenal sebagai Mattoangin itu. Aji memboyong 20 pemain, terbaiknya.

“Kami datang dengan misi mendapatkan poin di Makassar. Kemenangan lawan Barito jadi motivasi bagi tim kami. Memang, materi PSM musim ini bagus di semua ljni. Kami tahu PSM memiliki pemain di atas rata-rata. Mereka memiliki pemain yang bagus di liga ini. Tapi kami tetap yakin dapat poin, 1 atau 3 tak masalah,” tegas Aji.

BACA JUGA :   Barcelona Bidik Daley Blind

Baik Aku maupun Robert, sama-sama pernah membela tim lawan. Aji sebagai pemain yang ikut membawa PSM juara liga 1999/2000, sedangkan Robert melatih Arema saat jadi kampiun liga 2009/2010.

 

“Ini sepak bola profesional. Saya pernah bangga jadi pemain PSM, tapi sekarang tugas saya membawa Arema juara. Tak masalah dengan tekanan  penonton,” imbuh Aji.

Robert pun mengatakan hal serupa. Ia tetap berharap fans PSM memberikan dukungan positif, tanpa berbuat anarkis sebab klub-lah yang kena denda. (SN)

Prakiraan Formasi
PSM (4-4-1-1):

Rivky Mokodompit (GK), Reva Adi Utama, Steven Paulle, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Muh Arfan, Marc Antony Klok, Ridwan Tawainella Willem Jun Pluim, M Rahmat, Titus Bonai.

Arema (4-3-3):
Kurnia Meiga (GK), Arthur Cunha, Ahmad Alfarizi, Junda Irawan, Jad Nourendine, Beny Wahyudi, Hendra Siswanto, M Rafi, Esteban Vizcarra, Adrianto, Dedik Setiawan.

(Visited 112 times, 7 visits today)
Editor: Sigit Nugroho