Offside.co.id

Bos Persijap: Kami Tidak Bermain Buruk

Sabtu 20 Mei 2017 14:34 WIB

Offside.co.id – Bos Persijap Jepara, Esti Puji Lestari angkat suara terkait tiga kekalahan yang diderita timnya di kompetisi Liga 2 2017. Esti yang juga menjabat CEO (Chief Executive Officer) klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu menyangkal jika timnya bermain buruk.

Seperti diketahui, Persijap baru saja dikalahkan PSS Sleman 1-0 pada Rabu (17/5) lalu di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Dua laga sebelumnya, tim asuhan pelatih Fernando Sales ini juga kalah dari Persip Pekalongan (11/5) dan Persibangga Purbalingga (7/5) juga dengan skor 1-0.

Menurut Esti, perspektif dalam bermain sepak bola itu berbeda-beda. Bahkan istri pesepak bola Carlos Raul Sciucatti itu menganggap permainan timnya pada saat melawan PSS sudah lebih baik.

“Kami tidak bermain buruk. Tim pelatih melihat permainan tim sudah baik. Bahkan head coach juga menilai permainan saat melawan PSS sudah yang paling baik. Hanya saja lawan Sudah berhasil membaca permainan tim kami dan mereka (PSS) menerapkan strategi menumpuk pemain di lini belakang alias parkir bus,” ungkap Esti Puji Lestari.

“Jadi permainan buruk itu sangat salah, apalagi komentator televisi yang bilang seperti itu,” lanjut Esti.

Usai laga melawan PSS, Esti memang sempat mengadakan rapat internal dengan seluruh jajaran tim pelatih dan juga pemain pada Jumat (19/5) kemarin di Mes Persijap. Bahkan ia mengadakan dialog dengan seluruh pemain hingga tengah malam.

“Saya meraih aspirasi pemain satu persatu. Hasilnya, tidak ada masalah apapun, dan semua pemain merasa nyaman di Persijap. Bahkan mereka merasa malu dan meminta maaf kepada saya atas hasil buruk tersebut,” sambung Esti.

“Jadi ini memang tentang strategi teknis, dan kurang beruntungnya kami dalam menjalani pertandingan. Kemudian, banyak juga tim di Liga 2 yang mengeluh tentang kepemimpinan wasit. Namun saya menekankan kepada pemain tentang pentingnya menjaga mental bahwa wasit bisa salah, tapi pemain harus tetap fokus,” tuntas Esti.

(Visited 39 times, 5 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid