Offside.co.id

Milla Senang Sekaligus Sedih dengan Hasil Timnas

Selasa 16 Januari 2018 08:32 WIB

Offside.co.id – Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla Aspas mengaku senang sekaligus sedih dengan hasil yang diraih timnas Indonesia atas Islandia dalam lahga persehabatan internasional di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (14/1) malam.

“Kami sangat senang, tapi sedih. Kami sudah bermain baik khususnya pada babak pertama, yang kurang bagus adalah hasilnya. Ini bukanlah momen yang baik untuk tim nasional,” ungkap Milla saat konferensi pers usai pertandingan.

Tapi Milla sangat senang dengan attitude pemain juga spiritnya. Walaupun pada babak kedua fisik para pemainnya mulai menurun, karena sangat jelas Islandia memiliki fisik yang lebih baik.

“Saya merasa kita tidak berhak untuk kalah lebih banyak gol dan ini menjadi pembelajaran untuk kita,” tambahnya.

Pelatih asal Spanyol itu kemudian membeberkan alasan mengapa Osvaldo haay dan Febri Haryadi berganti posisi. “Pada dasarnya kami ingin adanya organisasi pada setiap pemain agar respek pada posisinya. Bila pemain mengisi posisi yang kosong saat temannya menyerang, bagi saya itu tidak masalah. Untuk dua pemain sayap saya, hari ini mereka bermain sangat baik,” katanya.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

“Kemudian saat mereka berganti posisi satu sama lain, itu adalah wajar dan bagian dari suatu strategi untuk memberikan kejutan kepada lawan sekaligus memberikan opsi yang berbeda. Osvaldo dan Febri adalah tipe pemain yang memberikan kedalaman kepada tim,” jelas mantan pemain Real Madrid periode 1990-1997 itu.

Luis Milla merasa Indonesia hampir selevel dengan Islandia di beberapa momen. “Untuk beberapa momen kita hampir selevel dengan Islandia. Untuk bisa melawan tim sekelas Islandia sangat baik sekali supaya mereka bisa mencari kesalahan kita, agar kita bisa koreksi dan cari solusi untuk kedepannya lebih baik lagi,” ungkap pelatih yang pernah membela Barcelona di tahun 1985-1990.

Milla juga ingin mencari tahu cara bagaimana Islandia dapat memperbaiki tim dengan begitu cepat fan sangat baik.”Kita bisa liat tim yang kita lawan adalah tim Eropa, tim yang bermain di Piala Dunia. Yang perlu kita pelajari adalah ketika mereka berada di sekitar ranking FIFA 125 dan sekarang sekitar 20-an. Apa yg mereka perbaiki? Nah disitulah kita harus cari tahu rahasianya,” tukas pelatih yang bermain sebagai gelandang bertahan.

BACA JUGA :   Tahan Brasil, Swiss Ingin Pengakuan Lebih

Bermain bersama Islandia adalah sebuah langkah yang bagus untuk Indonesia. Dalam pengembangan permainan pemain timnas yang juga telah masuk dalam plan selama setahun ke depan. Milla pun tak ingin ada masalah dalam plannya.

“Dalam plan yang seperti ini dalam tc ada tidak ada masalah dengan klub, kami ingin adanya koordinasi, kami ingin kedua pihak diuntungkan. Kami harap Ketika mengambil pemain dari sebuah klub, dan klub itu tidak merasa dirugikan,” ungkap pelatih kelahiran Teruel, Spanyol. (ARDI/KS)

(Visited 49 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo