Offside.co.id

Pemain Anyar Persija Ini Terkesan dengan Ismed

Selasa 19 Desember 2017 17:37 WIB

Offside.co.id – Marco Marcus Kabiay terkesan dengan Ismed Sofyan. Bek kanan anyar “Macan Kemayoran” ini langsung berkomunikasi dengan kapten tim itu saat latihan perdana Persija di Lapangan Sutasoma, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin(18/11) sore.

“Tadi saya bercerita mengenai pengalaman di Arema. Bang Ismed baik dan ramah, saya senang bergabung di sini,” ungkap pria kelahiran Papua seperti dilansir jacatra.net.

Berstatus pemain baru tak membuat Marco tak percaya diri. Ia tetap siap bersaing dengan Ismed selaku kapten yang juga mengisi sisi kanan pertahanan Persija.

“Yang penting siap saja, pilihan ada di pelatih. Dimainkan atau tidak saya tetap profesional,” kata pria berumur 26 tahun.

Kabiay juga bisa menjadi opsi bila Rizaldi dipanggil Timnas saat ajang Asian Games 2018. Walau tentu tetap akan bersaing dengan Valentino Telaubun.

Statistik Kabiay cukup mengesankan. Dilansir laman resmi Liga 1, dari enam laga bermain di klub asal Malang, Arema, Kabiay berhasil mencatatkan 74 persen akurasi umpan dan 71 persen dribel sukses.

Pendukung Persija, Jak Mania wajib menanti aksi mantan pemain Persipura Jayapura (2008-2012) ini. Pasalnya, Kabiay memiliki kecepatan yang pantas untuk disaksikan saat pertandingan.

Persija Jakarta pastikan gelar Training Center (TC) di luar Jakarta. Rencana lanjutan ini diungkapkan langsung oleh CEO Persija, Gede Widiade. “Pasti kalau bikin TC di luar Jakarta. Tidak mungkin di Jakarta,” ungkapnya.

Namun Gede masih bungkam mengenai tempat TC tersebut. Sebelumnya Persija pernah menggelar TC di Malang, Bali, dan Yogyakarta. “Nanti akan kami sesuaikan dengan kebutuhan tim,” tutup Gede.

TC dibutuhkan untuk menambah persiapan Persija menghadapi tiga ajang kompetisi ke depannya. Belum lagi kompetisi level Asia yang lawannya dipastikan tangguh.

Selain berkompetisi di Asia, Persija juga akan mengikuti Piala Presiden 2018 sebagai ajang pemanasan sebelum Liga 1 musim 2018 dimulai. Rencananya ajang tersebut akan digelar di lima kota seperti Bandung, Surabaya, Bali, Malang, dan Makassar.

Namun Persija masih belum menentukan untuk ikut atau tidaknya. Pasalnya PT Liga Indonesia Baru belum membayar lunas semua hutang-hutangnya.

“Kalau operatornya masih PT LIB, Persija tidak ikut. Mereka harus segera melunasi hutangnya kepada klub-klub Liga 1 terkait hak siar dan rangking. Masa belum dilunasi, tapi mereka jadi operator lagi? Nanya yang ada hutangnya numpuk,” ujar pria kelahiran Surabaya tersebut. (ARDI/KS)

(Visited 78 times, 4 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo