Offside.co.id

Persib Berduka Jelang Lawan Perseru

Kamis 27 Juli 2017 18:05 WIB

Offside.co.id – Persib Bandung dirundung duka jelang laga terakhir di putaran pertama melawan Perseru Serui, Sabtu (29/7). Ricko Andrean, bobotoh Persib, yang jadi korban pengeroyokan akhirnya meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit.

Berita duka diterima oleh kubu “Maung Bandung” ketika Ricko Andrean harus menghembuskan nafas terakhirnya Kamis (27/7) pagi di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Ricko adalah bobotoh korban kekerasan suporter pada laga Persib vs Persija di Bandung, Sabtu (22/7) lalu.

Ucapan duka untuk alm Ricko dari kiper Persib Made Wirawan melalui akun twitternya.

Sebelum meninggal dunia ia sempat mengalami koma selama empat hari. Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T Sugita menyampaikan belangsungkawa atas meninggalnya Ricko. “Hari ini penuh duka, karena saudara kita Ricko Andrean kembali ke Sang Pencipta. Saya & Keluarga serta jajaran ikut merasakan duka bersama keluarga almarhum & bobotoh sa-Alam Dunya,” cuit Glenn melalui akun twitter pribadinya.

Ucapan duka cita dari pendukung Persija lewat akun twitter.

Lebih lanjut bos besar Persib ini pun mengecam kekerasan yang dialami oleh Ricko dan meminta agar permusuhan di antara suporter disudahi. “Almarhum Ricko Andrean adalah korban kekerasan yang telah melampaui batas. Saya mengimbau semua pihak agar bersungguh-sungguh hentikan kekerasan di sepakbola Indonesia,” lanjut Glenn.

BACA JUGA :   Madrid Berniat "Pulangkan" Mariano Diaz dari Lyon

Upaya perdamaian antara Viking dan Jakmania sebetulnya akhir-akhir ini kembali digaungkan oleh Ketua Umum Jakmania, Ferry Indrasjarief. Bahkan Ferry pun sempat diantar Ketua Umum Viking Herru Joko untuk menjenguk Ricko di rumah sakit.

Dari pihak keluarga almarhum berharap Ricko adalah korban terakhir dari permusuhan Viking dengan Jakmania. “Sudah jangan ada lagi kejadian-kejadian seperti ini. Saya harap ini sebuah akhir dari permusuhan,” ujar Roni kakak korban sebelum mengantarkan jenazah adiknya untuk dimakamkan di TPU Cikutra. (VP)

(Visited 106 times, 13 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo