Offside.co.id

Persib Menang, Djanur Belum Puas

Senin 13 Februari 2017 09:44 WIB

Offside.co.id – Hasil meyakinkan kembali diraih Persib Bandung saat menaklukkan Persiba Balikpapan dengan skor 3–1 pada lanjutan grup 3 Piala Presiden 2017, yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (12/2) malam WIB.

Tinggal selangkah lagi Maung Bandung menapakkan kakinya ke babak 8 besar. Sisa satu pertandingan melawan Persela Lamongan, Jumat (17/2), harus bisa dimaksimalkan.

Tim Beruang Madu, julukan Persiba, tampil mengejutkan terutama pada awal babak pertama dengan bermain penuh semangat dan Spartan. Tak heran pada menit 7, Marlon da Silva suskes menceploskan bola ke gawang M Natshir.

Tertinggal, Atep cs mulai bangkit dan terus menekan sehingga gol balasan pun tiba setelah Sergio Van Dijk dijatuhkan di kotak terlarang pada menit 28. Sergio berhasil mengeksekusi penalti tersebut dan merubah skor menjadi 1-1.

BACA JUGA :   Kolarov Antar Kemenangan Serbia

Babak kedua, Maung Bandung makin beringas setelah beberapa pemain senior dimasukkan pelatih Djajang Nurjaman menggantikan pemain muda. Hasilnya, dua gol bersarang di jala Kurniawan Kartika. Gol masing–masing diciptakan oleh Van Dijk (57) dan Febry Haryadi (63). Sampai akhir pertandingan, skor 3-1 tidak berubah.

Pelatih Persib Djajang Nurjaman, menilai permainan anak asuhnya bermain tidak seperti biasanya, terutama awal babak pertama.

“Di awal pertandingan kita sedikit nervous, kurang konsentrasi terutama sebelum terjadi gol. Tapi setelah itu, pemainan masih belum berubah, setelah menit ke 20, secara perlahan kami mulai menemukan bentuk permainan,” ucap Djajang saat jumpa pers.

Masuknya pemain senior, menurut Djanur, sangat berdampak pada performa timnya. “Masuknya Dedi Kusnandar dan Supardi di babak kedua, memengaruhi kinerja tim. Babak kedua, pemainan secara total bisa diperbaiki dan menguasai keadaan,” jelasnya.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

Sementara itu, Timo Scheunemann, pelatih Persiba menerima kekalahan tersebut karena dirinya mengakui kualitas Persib diatas timnya. “Kekalahan ini cukup berat dan menyakitkan, skill dan kecepatan bisa digunakan untuk memanfaatkan kesalahan pemain kita. Waktu ada bola hilang justru kita yang kebobolan,” ujarnya.

Timo pun memberikan komentarnya mengenai penalti.Menurutnya itu tidak perlu terjadi jika wasit jeli. “Mungkin karena gelap jadi wasit gak lihat dan gak bisa bedakan mana tangan dan kaki. Tapi itu terjadi karena kesalahan sendiri,” pungkasnya. (RN)

(Visited 69 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid