Offside.co.id

Piala Menpora U-12: Gali Potensi Pemain, Bukan Gelar

Senin 8 Mei 2017 12:09 WIB

Offside.co.id – Target prestasi sebaiknya diletakkan pada prioritas kedua setelah pengembangan kemampuan pemain. Begitulah imbauan dalam Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2017.

Hal itu dikatakan oleh Mohamad Faisal, Koordinator Nasional Panpel Liga Pelajar U-12. “Liga Pelajar U-12 ini akan lebih menitikberatkan kepada pengembangan kemampuan pemain daripada hasil pertandingan,” ujar Mohamad Faisal kepada Sigit Nugroho dari Offside, Sabtu lalu.

Memang tidak mudah mengubah paradigma lama, dimana pelatih akan menekan pemainnya demi gelar juara, daripada menggali potensi pemain. Alasan prestisius dan reputasi biasanya lebih diutamakan.

“Oleh karena itu setiap tim peserta disarankan tidak membebani target prestasi secara tim. Kan lebih baik mendorong agar pemain mengeluarkan kemampuan bermain secara maksimal,” kata Faisal.

BACA JUGA :   Kencingi Tifosi Lawan, Pemain Klub Seri D Dihukum

Pembinaan usia muda menjadi salah satu hal penting guna meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Oleh karena itu Kemenpora mempertahankan gelaran kompetisi maupun turnamen tingkat nasional.

Seperti halnya tahun lalu, Kemenpora bekerja sama dengan Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), siap menggelar Liga Pelajar U-12 Piala Menpora 2017. Para pemain yang bisa dimainkan dalam ajang ini maksimal kelahiran 1 Januari 2005.

Bersifat nasional, ajang ini lebih dulu diputar di tingkat Kabupaten atau Kota pada Juli 2017. Juara atau tim seleksi dari tingkat kabupaten atau kota, selanjutnya berlaga di tingkat provinsi pada Agustus 2017.

Berikutnya, juara atau tim seleksi dari tingkat provinsi tampil di tingkat nasional di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 4-9 September 2017.

BACA JUGA :   Persib Dituntut Menang, Madura Punya Rekor Gemilang

Momen itu bertepatan dengan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2017. Total akan ada 34 tim terbaik yang bersaing memperebutkan Piala Menpora di tingkat nasional.

Kemenpora ingin menjadikan program ini sebagai barometer pembinaan dan pengembangan sepak bola usia dini.

“Ajang ini tetap menggunakan standar regulasi dari PSSI dan FIFA Law Of The Game. Tujuannya agar program ini bisa tepat sasaran, yakni tempat pencarian pemain berkualitas untuk timnas Indonesia,” imbuh Faisal.

(Visited 440 times, 25 visits today)
Editor: Sigit Nugroho