Offside.co.id

PSMS Gemilang, Persebaya Tidak Berjodoh

Sabtu 3 Februari 2018 22:32 WIB

Offside.co.id – PSMS berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Persebaya Surabaya lewat drama adu penalti yang berakhir 7-6 pada Babak 8 Besar Piala Presiden 2018 di stadion Manahan Solo, Sabtu (03/02).

Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman atau Djanur, mengatakan kalau sukses timnya berkat kerja keras para pemain di lapangan. Termasuk ketangguhan mental ketika terjadi adu penalti. “Puji syukur kepada Allah, PSMS yang tidak diunggulkan bisa masuk semifinal. Ini karena persiapan kami luar biasa,” kata Djanur seperti dilansir laman resmi liga-indonesia.

“Saya juga harus mengucapkan selamat kepada para pemain yang sudah berhasil lolos ke semifinal,” lanjut mantan pelatih Persib itu.

Terkait Persebaya, Djanur mengatakan kalau permainan tim Bajul Ijo sangat bagus. Terbukti saat PSMS mampu unggul 3-1, Persebaya mampu menyusul menjadi 3-3, hingga memaksakan adanya adu penalti.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

“Kami menaruh respek terhadap Persebaya. Mereka sudah sangat layak bermain di level Liga 1. Cara mereka bermain sudah baik, solid, kompak, penguasaan bola sudah bagus. Saya pikir Persebaya sudah siap bermain di Liga 1, tidak kalah mapan dengan tim di kompetisi kasta tertinggi,” ujar Djanur.

Tapi Djanur juga tidak lupa memuji skuat. “PSMS menurut saya mulai diperhitungkan. Itu karena kami bisa mengalahkan banyak tim di Liga 1 saat fase grup,” tutur Djanur.

Sementara pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, tampak murung. Wajahnya terlihat tidak bergairah. Pelatih asal Brasil itu kecewa lantaran timnya kalah.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

“Tidak ada siapapun yang suka kalah, tapi dari pertandingan ini kami dapat banyak pengalaman,” kata Angel Alfredo Vera, membuka jumpa pers usai pertandingan.

“Mungkin kecewa karena kami seharusnya menang. Lihat kami sempat ketinggalan 1-3 tetapi bisa menyusul 3-3. Itu merupakan poin yang baru buat kami.”

“Bisa saja mungkin kami menang langsung di pertandingan, tapi sekali lagi sepak bola ya seperti itu. Saya pastikan tim ini sudah bekerja keras, tapi ke depan masih ada waktu untuk memperbaiki kekurangan. Mungkin kami tidak jodoh dengan semifinal,” katanya. (HISAN/KS)

(Visited 47 times, 3 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo