Offside.co.id

Kongres PSSI Hasilkan 11 Keputusan

Minggu 14 Januari 2018 09:16 WIB

Offside.co.id – Sejumlah perubahan pada statuta dilakukan PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB dan Tahunan yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (13/1). Selain itu sejumlah keputusan juga dikeluarkan.

Dalam Kongres Tahunan fokus pada laporan kegiatan dan keuangan selama 2017. Dibahas pula program strategis dan kerja sama PSSI untuk 2018, di antaranya Piala Indonesia yang akan kembali digelar April hingga Desember 2018.

Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha, Piala Indonesia mendatang akan memiliki format 128 tim dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. “Kami berharap ajang ini mampu meningkatkan atmosfer sepakbola di daerah,” ujarnya.

Sementara itu menginggung tentang kompetisi musim 2018, Tisha menjelaskan, pelaksanaan Liga 1 akan diikuti 18 klub, Liga 2 diikuti 24 klub, dan Liga 3 akan dilaksanakan dua fase, yakni provinsi dan nasional.

Lebih lanjut dia mengatakan, PSSI akan mengakreditasi Sekolah Sepakbola (SSB) di seluruh Indonesia dari segi struktur keorganisasian

“PSSI juga telah membuat filosofi Filanesia agar sepakbola Indonesia kedepannya lebih baik serta wasit akan mendapat lisensi layaknya pelatih yang langsung dinilai oleh the best acecor referee FIFA,” tambahnya

Sedangkan untuk tim nasional, target Indonesia bisa menembus tiga besar di tingkat Asia dari semua usia.

 Hasil KLB PSSI 2018:

-Perubahan lima statuta PSSI:

-Hierarki organisasi

-Keorganisasian klub

-Penambahan lembaga terafiliasi penetapan jumlah voters

-Pengurangan komite tetap

Enam poin hasil Kongres Tahunan PSSI 2018:

 

Hasil Lainnya:

-Pengadaan Badan Penyelesaian Sengketa Nasional untuk pemain.

-Pengembangan sepakbola nasional lewat filosofi sepakbola Indonesia (filanesia).

-Peningkatan kualitas wasit (mendatangkan Referee Asessor Course terbaik dari FIFA, Ray Oliver dari Inggris dan Toru Kamigawa dari Jepang).

-Piala Indonesia kembali digelar (juara turnamen mendapatkan slot ke Piala AFC).

-Pendapatan PSSI pada 2017 yakni, Rp 110 miliar. Pengeluaran Rp 107 miliar (Rp 95 miliar digunakan untuk program kerja).

-Anggaran 2018 mencapai Rp 225 miliar (berasal dari pemerintah, sponsor, dan hak siar). (HISAN/KS)

 

(Visited 107 times, 9 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo