Offside.co.id

Mundur dari Bursa Pelatih Timnas, Indra Sjafri Nilai PSSI Belum Normal

Kamis 2 Juni 2016 21:40 WIB

Offside.co.id – Pelatih sekaligus manajer Bali United FC, Indra Sjafri secara mengejutkan menyatakan mundur dari bursa pencalonan pelatih Timnas senior. Keputusan tersebut tentunya menyisakan tanda tanya besar bagi publik sepakbola Indonesia, mengingat Indra sejatinya sudah melalui tahap fit and proper test di markas besar PSSI di kawasan Senayan, Jakarta.

Melalui wesite resminya, Indra memaparkan alasan mengapa dirinya memilih untuk mudur dari persaingan menuju kursi pelatih timnas. Kondisi PSSI yang menurutnya belum normal dianggap menjadi alasan utama bagi dirinya untuk tidak melanjutkan perjalanannya menuju kursi kepelatihan Timnas.

BACA JUGA :

Sanksi FIFA Dicabut, PSSI Targetkan Indonesia Juara Piala AFF

Pria asal Padang ini juga menyampaikan keinginannya untuk memilih fokus di Bali United. Seperti halnya PSSI, kondisi Bali United menurutnya juga belum stabil sehingga masih butuh perhatian khusus. Keinginan itu sekaligus menjadi bahan pertimbangan berikutnya bagi dirinya untuk mundur dari bursa pencalonan pelatih Timnas.

Selain itu, ia mengaku masih menyimpan keinginan untuk terus terlibat dalam pengembangan sepakbola di Bali. Ia merasa masih punya banyak tanggung jawab yang belum tuntas di Pulau Dewata dalam hal pengembangan bakat-bakat muda sepakbola Bali.

Mantan pelatih Timnas U-19 ini juga memberi penegasan bahwa keputusannya untuk mundur sama sekali tidak ada kaitannya dengan sikap manajemen Bali United. Menurutnya, manajemen Bali United sejauh ini memberi dukungan penuh bagi dirinya untuk maju sebagai calon pelatih timnas.

BACA JUGA :   Rusia Amankan Tiket Putaran Kedua

Berikut pernyataan lengkap Indra Sjafri dalam website pribadinya indrasjafri.com:

Saya Kembali Untuk Bali

Dalam kehidupan ini, ada beberapa situasi pelik dan butuh pertimbangan matang. Pada situasi itu pula, kita biasanya dituntut segera mengambil keputusan penting. Setiap keputusan penting tentu bukan tanpa resiko. Dan kita harus siap menanggung resiko terburuk sekalipun.

Saya baru saja mengambil keputusan penting dalam hidup saya. Setelah melalui tahap pertimbangan yang panjang, saya memutuskan untuk tak melanjutkan perjalanan saya menuju posisi pelatih Timnas. Saya merasa ini adalah kepusan tepat, dalam situasi yang menurut saya tepat pula.

Kondisi sepak bola Indonesia saat ini memang sudah mulai berangsur-angsur membaik. Ada upaya serius dari para pelaku sepak bola untuk memperbaiki kondisi sepak bola kita. Tapi saya merasa ada situasi yang belum normal, khususnya di tubuh PSSI. Situasi itu yang membuat saya berpikir ulang tentang rencana saya untuk menangani Timnas. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk menunda rencana itu, setidaknya sampai semuanya kembali normal.

Di sisi lain, saya juga merasa masih menyisakan banyak tanggung jawab yang belum tuntas bersama Bali United. Saat ini kondisi Bali United juga belum stabil dan masih butuh perhatian khusus. Saya masih punya keinginan untuk menustaskan bangunan yang sudah saya mulai dari nol di Bali United. Pantang bagi saya meninggalkan sesuatu yang sudah saya mulai tanpa menuntaskannya.

Selama saya berada di Bali, saya juga merasakan geliat sepakbola Bali yang belakangan mengalami perkembangan signifikan. Saya juga sudah menjalin  pola hubungan yang baik dengan para pelaku sepakbola di Bali. Saya merasa masih punya keinginan berjuang bersama mereka untuk terus mengembangkan sepakbola Bali. Ada hal yang juga belum tuntas di situ. Saya ingin kembali untuk menuntuskan itu.

Saya juga ingin menegaskan ulang bahwa keputusan saya mundur dari bursa pencalonan pelatih Timnas tidak ada kaitannya dengan larangan dari manajemen Bali United. Malah saya merasa sangat berterimakasih karena manajemen sangat mendukung langkah saya untuk melatih Timnas. Jadi jika ada yang menganggap manajemen Bali United tidak memberi lampu hijau, saya pastikan itu sama sekali tidak benar.

Terakhir, saya meminta maaf jika keputusan saya kali ini membuat beberapa pihak kecewa. Dan saya juga patut berterimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung segala upaya yang saya berikan untuk sepak bola Indonesia. (MQ)

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

BERITA MENARIK LAINNYA :

Baru Sepekan ‘Bebas’, La Nyalla dinyatakan Tersangka Lagi

Fachri Husaini Jadi Pelatih Timnas U-19

Jacksen Tiago Salah Satu Kandidat Pelatih Timnas

(Visited 132 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid